Cerita Warisan Nusantara: Aku dan Kain | Bhayangkara Nusantara

Cerita Warisan Nusantara: Aku dan Kain

 40 total views

KAIN tenun Pa’tannun Toraja ini merupakan hasil karya warga Luwu Timur yang sedang dikembangkan sebagai bentuk pelestarian budaya Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

Dikisahkan dalam sebuah cerita, penenunnya telah meninggalkan Toraja dan bermigrasi untuk hidup di Luwu Timur secara turun temurun.

Dengan melakukan asimilasi budaya, mereka menciptakan sebuah karya baru yang dapat menambah kekayaan karya Indonesia.

Baca Juga:  Masuk Verifikasi Penghargaan Nasional APE 2021, Wabup Budiman: Harapan Tahun Ini Kategori Tertinggi
Baca Juga:  Sekda Luwu Timur Ikuti RUPS PT. Bank Sulselbar di Makassar, Bahas 4 Agenda Utama

Corak tenunan berwarna kuning kunyit ini sengaja dipilih karena warna kuning kunyit melambangkan kekayaan dan kesuburan.

Dengan kain ini, sang pemakainya ingin bercerita tentang kekayaan Luwu Timur dalam keberagaman budaya dan kearifan lokalnya sehingga kabupatennya disebut Indonesia mini. Askar – Luwu Timur

Komentar Anda
+1
1
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0