Cerita Warisan Nusantara: Aku dan Kain

 155 total views

KAIN tenun Pa’tannun Toraja ini merupakan hasil karya warga Luwu Timur yang sedang dikembangkan sebagai bentuk pelestarian budaya Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

Dikisahkan dalam sebuah cerita, penenunnya telah meninggalkan Toraja dan bermigrasi untuk hidup di Luwu Timur secara turun temurun.

Dengan melakukan asimilasi budaya, mereka menciptakan sebuah karya baru yang dapat menambah kekayaan karya Indonesia.

Baca Juga:  Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur: 3.735 Orang Dinyatakan Sembuh
Baca Juga:  Dua Hari Dua Kecamatan, Disdukcapil Luwu Timur Gelar Safari Ramadan

Corak tenunan berwarna kuning kunyit ini sengaja dipilih karena warna kuning kunyit melambangkan kekayaan dan kesuburan.

Dengan kain ini, sang pemakainya ingin bercerita tentang kekayaan Luwu Timur dalam keberagaman budaya dan kearifan lokalnya sehingga kabupatennya disebut Indonesia mini. Askar – Luwu Timur

Komentar Anda
+1
1
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0