Bupati Sangihe Geram, Bantuan Duka Sering Disunat Oknum Aparat Desa – Bhayangkara Nusantara

Bupati Sangihe Geram, Bantuan Duka Sering Disunat Oknum Aparat Desa

 112 total views,  1 views today

BUPATI Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, SE, ME menegaskan, setiap keluarga yang direkomendasikan berhak menerima santunan dana duka sesuai data dari pemerintah kampung dan kelurahan sebesar dua juta rupiah tanpa potongan biaya apapun.

Dana santunan duka yang dulunya hanya sebesar satu juta rupiah, kini telah dinaikan menjadi dua juta rupiah dipandang layak diterima oleh keluarga pemangku duka untuk membantu meringankan beban keluarga.

“Sejak dulu kami bertekad membantu masyarakat kecil dalam meringankan beban keluarga ketika mengalami peristiwa dukacita,” kata Gaghana di depan sejumlah wartawan di Tahuna.

Namun begitu, Gaghana mencium adanya dugaan pemotongan santunan dana duka yang dilakukan oleh oknum pemerintah desa. Untuk itu ia mengambil langkah tegas memerintahkan badan keuangan Setda Sangihe menyerahkan langsung santunan dana duka kepada para ahli waris.

Sejumlah warga masyarakat penerima dana duka merasa sangat berterimakasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Sangihe kepada masyarakat kecil, seraya berkomentar, dengan proses pembayaran seperti ini tak ada lagi praktek pemotongan dana duka yang sering dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Menanggapi masalah ini, tokoh masyarakat dan beberapa aktifis LSM angkat bicara dan mengecam keras praktek pemotongan dana duka yang dilakukan oleh oknum aparat desa. Seharusnya masyarakat dibantu  bukan di sunat dana bantuanya.

Mereka juga berharap jika masih memungkinkan dana santunan duka ini kembali dinaikan dari dua juta rupiah seperti yang dilakukan Walikota Manado yang menyediakan dana santunan duka sebesar lima juta rupiah.

“Semoga Pak Bupati dan jajarannya dapat mengambil langkah bijak untuk kembali menambah nominal dari dana santunan duka kepada masyarakat Sangihe,” kata Jemmy, warga Tahuna kepada wartawan BN, Minggu (12/9/20). Adrianto-Sangihe

Komentar Anda

Baca Juga:  Menggapai Mimpi, Meniti Harapan Refleksi Menuju Indonesia Bebas KKN

+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1