Bukan Pencitraan, Jenderal Ini Kembali Viral Setelah Tertangkap Kamera Sedang…

 35,278 total views,  2 views today

NAMA jenderal yang satu ini kembali jadi sorotan. Setelah aksi-aksi sebelumnya viral di media sosial, kini namanya kembali mencuri perhatian publik dan warganet (netizen).

Ya, dialah Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Baharuddin Djafar, M.Si. Sosok Bhayangkara yang selama ini dikenal tegas dan selalu memberikan contoh baik kepada bawahan, di manapun dia bertugas.

Mengemban tugas, bagi seorang insan Bhayangkara memang tidaklah ringan, terlebih jabatan Kapolda, kerap jadi sorotan. Maka tak heran, banyak Kapolda yang menjaga segala tindak tanduknya hanya untuk menjaga image dan nama Polri sebagai institusi yang menaunginya.

Namun bagi Kapolda Maluku ini, apa yang dibuatnya jauh dari kata jaga image alias “Jaim”, apalagi pencitraan. Semua yang dilalukannya justru tidak dibuat-buat, sampai bikin netizen geleng-geleng kepala.

Seperti baru-baru ini, akun Twitter @RRabrusun mengunggah sebuah cuitan pada 19 Oktober 2020, jadi bahan perbincangan publik. Pasalnya dalam unggahan tersebut terlihat Kapolda Maluku tak segan membersihkan WC.

“Potret Kapolda Maluku, Irjen polisi Drs Baharuddin Djafar Msi.

Yg di lakukan semata² hanya karena Allah swt, bukan mencari mencari kenikmatan dunia semata,” tulis akun @RRabrusun dalam cuitannya.

Dalam potret yang dibagikan akun Twitter @RRabrusun, nampak Baharuddin Djafar yang mengenakan kaos polisi membersihkan WC. Ia turun sendiri menyikati kloset kamar mandi mushola.

Pria berusia 57 tahun itu juga nampak sedang berwudhu dengan penampilan sederhana kaos abu-abu dan sandal jepit bahkan perwira tinggi Polri itu juga nampak rebahan di lantai mushola dengan seragam dan berbantalkan sajadah.

Baca Juga:  Polrestro Bekasi Kota Ungkap Pria Cabul Pelaku Pelecehan yang Viral di Medsos

Potret kesederhanaan Baharuddin Djafar memang kerap membuat netizen geleng-geleng kepala. Sejumlah pengguna twitter sampai menuliskan kekagumannya.

“Saya kenal baharudin djafar waktu kapolres di sidikalang. Mushola masjid polres wajib melakukan sholat berjemaah. Dia kapolres yg rendah hati dan tak malu bertegur sapa ramah tamah dgn supir angkot,” tulis akun @Rinal61767434.

“Subhan Allah ternyata Ada juga ya Di Korps Kepolisian seperti bapak ini… Semoga Selalu Melindungi, merahmati, memberkahi, dan selalu istiqamah dlm kebaikan. Aamiin yaa Rabbal Aalamiin,” kata akun @WVenerdi.

“Idham azis dulu jg terkenal keshalehanya. Tp sayang stlh jd kapolri. Berubah 360 derjat.
Mudah2an ini tdk,” ujar akun @IwakTukang.

“Alhamdulillah beliau tetangga saya sewaktu menjabat kabid humas poldasu. Beliau memang bersahaja, lain dari polisi yg lain. Sangat disayangkan usia beliau sudah mendekati pensiun. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan kepada Bapak Baharuddin Djafar,” cuit akun @bul_ala.

“Barakallah pak , apapun yg org lain bicarakan jelek atau buruk atau kenapa bpak hrs jd polisi, itu biarkan saja .. Ga ush mikirin org lain yg menyangkan bpak jd polisi, mari doakan aja smga bapak sehat selalu dan tetap humble yah,” timpal akun @_biant.

“Beliau org baik dan gw kenal dekat dgn pribadi beliau.. Beliau mantan kapolda gw.. Kami kehilangan saat beliau dimutasi.. semoga beliau selalu sehat dan tetap bersyiar dijalan allah.aamiin,” tulis akun @to_mandarsulbar.

Baca Juga:  Deputi Pemberantasan BNN RI: "Hukuman untuk Aparat yang Terlibat Narkoba Harus Paling Berat"

Baharuddin Djafar adalah lulusan Akpol 1986 yang berpengalaman dalam bidang intel. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Ia dilantik menjadi Kapolda Maluku pada 3 Februari 2020 lalu.

Aksi Baharuddin Djafar jadi sorotan netizen bukan kali ini saja. Pada Agustus 2020 lalu, Baharuddin juga jadi perbincangan saat dirinya mengajari sendiri para perwira polisi soal kesederhanaan.

Kantor berita Antara sempat merilis, Kapolda Maluku ini tengah menyuapi beberapa perwira lulus Akademi Kepolisian Negara Republik Indonesia angkatan 2020.

“Kalian harus berbuat seperti ini kepada junior kalian ke depannya dan jangan berlebihan atau serakah, sebab inilah yang menimbulkan korupsi sehingga kita perbaiki mulai dari diri kita, keluarga, orang sekitar kita, dan di tengah masyarakat,” kata Kapolda di Ambon.

Baca Juga:  Ayah Tak Kunjung Pulang, Bandar Narkoba Ini Kena Gerebek Saat Sedang Setubuhi Ibu Kandung

Aksi suap yang dilakukan Kapolda selaku senior terhadap juniornya ini dilakukan saat bersama Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Jan de Fretes menghadiri langsung ramah tamah perwira Polri lulusan pendidikan pembentukan taruna Akpol tahun anggaran 2020.

Kegiatan yang digelar di Aula Rupattama Polda Maluku ini turut dihadiri Irwasda Polda Maluku, para pejabat utama, dan perwira remaja Akpol. Kapolda mengatakan, ramah-tamah perwira Polri ini walaupun secara sederhana, tetap dapat mengambil makna sangat besar.

“Dengan cara sederhana seperti ini akan membuat kesan yang sangat baik karena mereka ini harus kita anggap sebagai anak-anak kita, kalau kita sekarang memberi kebaikan kepada anak-anak ini, maka kebaikan juga yang akan deterima anak-anak kandung kita,” ucapnya.

Taruna Akpol, lanjut Baharuddin, keseharian mereka harus diisi sel-sel kebaikan sehingga ke depannya akan menjadi baik, jangan diisi yang tidak baik. Pasalnya kebaikan yang mereka buat ini akan menjadi amal jariah bagi yang menanamkannya sebagai dasar.

“Berikan yang terbaik, ada yang tidak bagus dari pengalaman kita, kita sampaikan dan ceritakan agar menjadi pembelajaran bagi mereka,” kata mantan Karopaminal Divpropam Polri tahun 2016 dan Kapolda Sulbar 2017 – 2020 ini.

Suapan yang pertama ini diberikan kepada anak-anak dengan pesan agar mereka dalam bertugas memilih makanan yang masuk itu harus dihitung dan dilihat asalnya, makanan yang masuk apa itu yang halal.

Baca Juga:  BNN dan GMDM Bantu Korban Banjir di Cibitung, Bekasi

Aksi sang jenderal juga mendapat komentar dari Ketua Puskominfo Indonesia, Diansyah Putra Gumay, S.Kom, SE, MM yang punya pengalaman mengesankan saat Baharuddin menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya pada 2010.

“Beliau sosok yang saya hormati. Saat sama-sama di Kehumasan Polda Metro beliau tak hanya mengayomi, tapi banyak memberikan pelajaran berharga, jadi panutan bahkan sudah seperti orangtua bagi saya,” kenang Diansyah, Rabu (21/10/20).

Sebagai bentuk rasa hormatnya kepada sang jenderal, Diansyah pun mengangkat Baharuddin sebagai pembina di berbagai organisasi yang digawanginya saat ini, seperti Puskominfo Indonesia.

“Tak hanya di organisasinya, di media-media Puskominfo group beliau juga saya jadikan pembina, salah satunya media Bhayangkara Nusantara,” kata Gumay yang juga Pemimpin Umum di Bhayangkara Nusantara dan Pemimpin Redaksi di Info Krimimal. BN01 – MALUKU

Komentar Anda

+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0