BNN Gerakkan Perekonomian di Kawasan Rawan dan Rentan Narkoba

 170 total views,  1 views today

DI zaman milenial saat ini, kebutuhan akan penampilan dan fashion sudah menjadi kebutuhan utama dan bersifat artistik sehingga mampu mendorong pertumbuhan industri ini lebih pesat.

Industri fashion belakangan ini menjadi industri yang menguntungkan di Indonesia, karena melihat pertumbuhannya yang selalu meningkat. Seiring meningkatnya kebutuhan akan fashion, maka kebutuhan akan keberadaan para penjahit yang berkompeten juga akan meningkat.

Selain untuk memenuhi kebutuhan akan fashion, munculnya para penjahit yang terampil akan mampu memunculkan kegiatan usaha rumahan bahkan usaha kecil menengah yang nantinya diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Jika roda perekonomian dari kegiatan yang legal semakin berkembang, diharapkan kegiatan- kegiatan bisnis ilegal akan semakin dapat ditekan.

Direktorat Pemberdayaan Alternatif BNN RI kembali mengadakan pelatihan menjahit untuk masyarakat perkotaan dari kawasan rawan dan rentan narkoba. Kegiatan yang bertujuan untuk menggerakkan perekonomian di kawasan yang rawan dan rentan narkoba agar para warganya tidak terjerumus bisnis narkoba.

Baca Juga:  Brigjen Pol. Edy Murbowo, SIK, M.Si Tinjau Dapur Umum TNI-Polri Peduli Covid-19

Kegiatan pelatihan ini telah membuahkan hasil berupa kaos, dompet, masker dan jenis sandang lainnya, dimana selama masa pelatihan ini, para peserta diajarkan untuk membuat berbagai pola pakaian yang akan dijahit.

Kasi Monev Masyarakat Perkotaan, Titik Tri Mulyani, SE mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para peserta yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga dan fikirannya sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini diharapkan para peserta mampu melahirkan kreativitas dan inovasi di bidang kewirausahaan sehingga mewujudkan masyarakat yang produktif dan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” kata Titik.

Baca Juga:  Sinergi dengan KBPPP, Korbinmas Baharkam Polri Kembali Bagikan Sembako untuk Terdampak Covid-19

Dijelaskan kembali bahwa melalui proses yang berkelanjutan, diharapkan ke depannya upaya ini dapat menghilangkan stigma atau kesan negatif yang melekat di suatu kawasan rawan dan rentan narkoba. Jika semakin banyak kawasan rawan dan rentan narkoba bisa dihilangkan, maka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia bisa ditekan serta cita-cita Indonesia bersih dari narkotika bisa terwujud. Humas BNN/BN01 – Makassar

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0