BNN dan Sekda Sangihe Edukasi ASN “War on Drugs”

 149 total views

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melanchthon H Wollf tampil sebagai pembicara dalam rapat pemetaan kelompok sasaran di instansi pemerintah dalam rangka kebijakan kota tanggap ancaman narkoba, yang digelar bersama BNN Kabupaten Sangihe di lantai 3 Hotel Tahuna, Selasa (9/3/21).

Pada kesempatan itu bersama BNN, Sekda Sangihe memberikan edukasi kepada ASN (Aparatur Sipil Negara) sambil mengingatkan agar semua pihak jangan terlena, tetap waspada dan tingkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing.

BNN dan Sekda Sangihe Edukasi ASN "War on Drugs"

Baca Juga:  Kepala BNN RI Ajak Pasis Sesko TNI "War On Drugs"
Baca Juga:  Covid-19 Meningkat, Personil Gabungan di Pringsewu Gelar Operasi Yustisi

Didaulat sebagai narasumber dengan materi peran pemerintah daerah dalam upaya mendukung program Pencegahan
Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Herri Wollf terus menerus mengingatkan para ASN akan bahaya narkoba.

“Meski di Kabupaten Sangihe masih sangat rendah prosentase kasus penggunaan narkoba di kalangan generasi muda, namun kita jangan terlena, harus tetap waspada dan selalu meningkatkan pengawasan, baik di lingkungan tempat kerja maupun di tengah masyarakat,” katanya.

“Perang melawan peredaran narkoba (War on Drugs) di tengah masyarakat memerlukan keseriusan pemerintah dan elemen masyarakat, tak terkecuali ASN, kata Wollf di hadapan puluhan peserta kegiatan.

Sementara, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melkias Tuwankota, SE kepada bhayangkaranusantara.com mengatakan, dari data yang ada sampai saat ini di Kabupaten Kepulauan Sangihe belum ada kasus peredaran narkoba yang menonjol. Namun dirinya tetap mengakui adanya peredaran obat obatan phisikotropika dan zat adiktif yang sering digunakan para remaja seperti lem aibond.

Diakui juga, saat ini pihaknya sementara merehabilitasi tujuh orang remaja yang terlibat kasus mengkonsumsi aibond. Namun langkah dan upaya pencegahan terus dilakukan dengan melakukan sosialisasi di lingkungan pendidikan, organisasi pemuda dan kemasyarakatan serta di rumah ibadah melalui para rohaniwan bersama semua instansi pemerintah yang terkait. Adrianto – Sangihe

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0