BLT-DD Jeringo: Terlambat Disalurkan, Tercepat Dalam Penyaluran se-NTB | Bhayangkara Nusantara

BLT-DD Jeringo: Terlambat Disalurkan, Tercepat Dalam Penyaluran se-NTB

 69 total views

PENYALURAN Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kembali disalurkan Pemerintah Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk tahap ketiga di bulan Maret di aula kantor Desa Jeringo, Kamis (25/3/21).

Dalam sambutannya, Camat Gunungsari diwakili Sekcam M. Musanip, S.Sos menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Jeringo yang kembali melakukan penyaluran BLT-DD tercepat untuk tahap III, di mana pada tahap II Jeringo merupakan desa tercepat se-NTB dalam penyaluran BLT-DD. “Ini merupakan langkah percepatan yang harus dicontoh oleh desa-desa yang lain,” imbuhnya.

Musanip juga mengingatkan kepada penerima manfaat BLT-DD dalam penggunaan keuangan ini masyarakat menggunakan sebaik mungkin.

Baca Juga:  Vaksinasi Covid Tahap 2, Istri Bupati Bangkalan: "Masyarakat Jangan Takut, Vaksin Aman dan Halal"
Baca Juga:  Dukung Program Kapolda NTB Kampung Sehat Jilid 2, Kades Satu Miliar: "Orientasi Jeringo Bukan untuk Juara"

“Terlebih sekarang ini kita akan memasuki bulan suci Ramadan, sehingga lebih baik digunakan untuk membeli beras. Jangan gunakan untuk beli baju atau hal-hal yang kurang bermanfaat untuk kebutuhan pokok sehingga uang tersebut bisa membantu kebutuhan masyarakat di masa pandemi,” tutupnya.

Sementara Kepala Desa Jeringo, Sahril, SH mengakui, dalam penyaluran BLT-DD tahap ke III ini memang sedikit terlambat dan menyalurkannya di akhir bulan. Padahal pihaknya sudah menyelesaikan jauh hari laporan untuk penyaluran tahap ke II di bulan Februari.

“Dengan harapan, begitu masuk di awal bulan Maret sudah bisa tersalurkan, karena kami tidak mau menunda-nunda pekerjaan, tapi saya tidak mengerti apa pertimbangan Pemda Lombok Barat untuk menunda-nunda dengan alasan ada persoalan sistem lagi gangguan. Tapi apapun alasannya kita ada dua pilihan sistem, baik online dan offline dalam proses pelaporan kegiatan,” kata Sahril.

Alternatif itu, kata Sahril, mestinya jadi solusi untuk melakukan percepatan dan tidak ada alasan untuk menunda-nunda, terlebih di masa pandemi ini masih banyak hal yang harus diantisipasi agar semua program kerja pemerintah desa dan daerah bisa berjalan dengan baik.

Kegiatan tersebut selain Sekcam juga dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, Sekdes, semua aparatur kewilayahan dan seluruh peserta penerima manfaat.

Penyerahan atau penyalurannya dilakukan secara simbolis dengan tetap menggunakan protokol kesehatan (prokes). Shr – NTB

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0