Bimtek Penguatan Pokja Bunda PAUD Provinsi dan Kabupaten/Kota Angkatan I Tahun 2021

 24 total views

BIMBINGAN Teknis (Bimtek) Penguatan Pokja PAUD Provinsi dan Kabupaten/Kota Angkatan I Tahun 2021 diadakan selama tiga hari, mulai tanggal 9 – 11 Juni 2021, secara virtual oleh Direktorat PAUD, Dikdas dan Pendidikan Menengah Kemdikbud Riset dan Teknologi.

Meski di tengah pandemi, Zaenab Zuraidah Latif, SE selaku Bunda PAUD dan Bunda Genre Kabupaten masih dapat meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut disela kesibukannya.

Bersama Zaenab Zuraidah Latif, SE turut juga Tim Penggerak PKK Bangkalan yang diwakili Hj. Maryatul Kiptiyah, S.Pd, Dinas Pendidikan Bangkalan diwakili Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dra. Hj. Soelistijawati, M. Pd dan Ketua Himpaudi Kabupaten Bangkalan Nurul Annisjah, S.Pd, M.Si.

Adapun bimtek ini membahas delapan materi di antaranya perihal
1. Siapakah Pokja Bunda PAUD.
2. PAUD sebagai kesempatan yang tak kembali dan apa yang kita tuju.
3. Bagaimana strategi meningkatkan akses SPM dan 1 Desa 1 PAUD.
4. Apa yang dimaksud PAUD berkualitas.
5. Mengapa kemitraan antara satuan PAUD dengan orang tua itu penting.
6. Siapa saja yang ada dalam ekosistem PAUD.
7. Bagaimana membangun kemitraan dan melakukan advokasi. Dan,
8. Bagaimana menyusun program kerja dan laporan kerja.

Adapun tujuan bimtek ini untuk mengoptimalkan peranan Bunda PAUD Kabupaten sebagai sosok panutan/figur dan tokoh utama yang bekerja sebagai pendukung dan yang menunjukkan kepedulian kepada PAUD.

Kemudian sebagai penggerak masyarakat. Dalam masa pandemi ini, peranan Bunda PAUD sangat urgen dan sangat dibutuhkan dalam menggerakkan semua pihak melalui kepedulian dan pemberdayaan peran serta masyarakat dalam mendukung satuan PAUD untuk melakukan upaya penguatan pembelajaran di masa pandemi.

Selain itu mengoptimalkan peranan Bunda PAUD dalam mewujudkan layanan PAUD berkualitas dengan cara menggugah kesadaran masyarakat untuk terus mendukung Lembaga PAUD dan orang tua untuk tetap melakukan pembelajaran dan stimulasi perkembangan anak usia dini, baik melalui kegiatan tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan maupun pembalajaran dari rumah (daring).

Baca Juga:  Kapolda Kalsel Minta Tim Siber Tangkal Hoaks Virus Corona
Baca Juga:  Peringati HUT ke 75 RI, Pemkab dan TP PKK Bangkalan Gelar "Gebrak Masker"

Lalu menguatkan pemahaman dan advokasi kepada aparat daerah dan masyarakat mengenai: Pentingnya PAUD untuk peningkatan akses. Perlunya Kemitraan untuk mendampingi satuan PAUD dan Penguatan kemitraan orang tua dalam kegiatan PAUD

Harapan dari bimtek ini, Bunda PAUD Kecamatan dan Desa dapat bersinergi untuk mewujudkan layanan PAUD berkualitas melalui program 1 Desa 1 PAUD.

Rencana tindaklanjut yang akan dilakukan oleh Pokja Bunda PAUD dalam waktu dekat adalah melakukan kegiatan penguatan bagi Bunda PAUD Kecamatan dan Desa dalam menghadirkan PAUD berkualitas melalui berbagai kebijakan strategis:

SPM, 1 Desa 1 PAUD, pencegahan dan penanganan stunting, penguatan layanan pendisikan dan penguatan layanan Holistik Integratif yang dapat didukung oleh satuan PAUD.

Acara berakhir setelah ditutup secara resmi dari pihak Kemdikbud Ristek dan Teknologi Direktorat PAUD, Dikdas dan Pendidikan Menengah.

Sebagai upaya tindaklanjut, Bunda PAUD Kabupaten segera melakukan pembuatan Program Pokja PAUD Kabupaten Bangkalan bersama Tim dari Dinas Pendidikan dan Himpaudi Kabupaten Bangkalan.

Di sela kegiatan tersebut, Bunda Zaenab juga berkesempatan menyerahkan bantuan 3000 masker dan 84 handsanitizer kepada Organisasi Mitra (Ormit) Himpaudi dan IGTKI yang disaksikan Kabid Pembinaan PAUD dan PNF.

Baca Juga:  Artis Cantik Arumi Bachsin Dukung Penuh Terbentuknya DPD FOKAN Jawa Timur

Pemberian bantuan ini merupakan salah satu wujud peranan Bunda PAUD dalam memotivasi guru Paud agar dapat menjaga keselamatan dan keamanan bagi dirinya sendiri juga orang lain.

Dengan demikian, bantuan yang diberikan Bunda PAUD Kabupaten dapat bermanfaat dan dapat digunakan guru PAUD yang tersebar di 18 kecamatan dalam masa pandemi Covid-19 ini.

Terlebih status Bangkalan saat ini, Covid-19 menjadi atensi penting pemerintah tak hanya Pemerintah Kabupaten dan Provinsi tetapi juga Pemerintah Pusat.

Hal itu terkait meningkatnya Covid di Bangkalan yang menjadikan status Bangkalan menjadi Darurat Covid-19. Waid/MCM – Bangkalan

Komentar Anda
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0