Bimtek Kades Se-Kabupaten Talaud Resmi Dibuka Sekda Kamagi

MANADO,– Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Desa (Kades) Se-Kabupaten Talaud digelar hari ini, Minggu (10/12) di Peninsula Hotel dan dibuka secara resmi oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Talaud, Dr. Yohanis B.K. Kamagi, AP, M.Si mewakili Bupati Talaud Dr. Elly Engelbert Lasut, ME.

Bimtek di ikuti 236 Kepala Desa dan Sekertaris Desa Se-Kabupaten Talaud yang akan berlangsung selama tiga hari terhitung hari ini, Minggu tanggal 10 sampai dengan12 Desember 2023.

Bhayangkara Nusantara

Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber antara lain, Sekda Kabupaten Talaud Johanis Kamagi dan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), masing-masing, Nyak Yasin Muamar, S.STp dan Aulia Ulhavis Anshori, S.STp, M.Ap.

Johanis Kamagi dalam sambutan dan arahannya lebih menekankan pada peningkatan kapasitas baik yang menyangkut dengan Attitude dan Abiltity menjadi bagian penting buat jajaran pemerintahan desa didalamnya Kepala Desa dan Perangkat Desa,” jelas Kamagi.

Sebagai seorang pamong dituntut memiliki kemampuan (ability) yang memadai dalam mengelolah pemerintahan dan semua aset yang dimiliki sesuai dengan regulasi yang ada, agar berdaya guna dan memberi dampak serta manfaat bagi masyarakat itu sendiri,” ujar orang nomor tiga Kabupaten Talaud itu.

Bukan cuma itu kata Kamagi, seorang kepala desa juga dituntut memiliki sikap dan perilaku yang baik, menjadi contoh, panutan lewat cara berbicara dan bertindak serta memperlakukan orang lain secara manusiawi. Semua itu adalah cerminan dari apa yang dipikirkan,” sambungnya

Percaya tidak percaya, attitude seorang Kepala Desa dapat memengaruhi kesuksesan terangnya, dengan kata lain attitude turut menentukan maju mundurnya sebuah proses pemerintahan disebuah desa, tanpa itu, jangan berharap ada keberhasilan dan kesuksesan,” ujarnya.

Meski pun dengan segala keterbatasan baik dari sisi infrastruktur yang masih sangat minim maupun ketersedian jaringan internet yang juga sangat terbatas bahkan, disejumlah titik tidak memiliki akses internet (blank spot) tapi hal itu tidak menghambat dalam menorehkan prestasi,” tandasnya.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Jateng Uji Coba ETLE Drone di Purbalingga

Itu terbukti, Kabupaten Talaud berhasil mengukir prestasi sebagai salah satu daerah terbaik dalam hal pelayanan publik, bertengger di peringkat 26 diantara ratusan daerah, peringkat 1 daerah terbaik dalam hal pelayanan publik se-Provinsi Sulawesi Utara dan kategori daerah sehat,” tutur Sekda Kamagi.

Dalam pernyataannya saat diwawancarai awak media mengatakan, prestasi-demi prestasi harus menjadi tujuan bersama dalam mewujudkan Visi dan Misi Pak Bupati dan Wakil Bupati dalam menjadikan Talaud sebagai Kabupaten Tangguh,” tegasnya.

Menurutnya, tangguh mengandung makna, kuat, andal, sulit dikalahkan, mandiri dan totalitas dalam bertindak, sebagai satu kesatuan dari NKRI, Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki tantangan untuk mewujudkan Indonesia sebagai Negara tangguh.

Tapi juga dalam menghadapi revolusi industry 4.0 oleh karena itu, dibutuhkan system pemerintahan yang kuat, tangguh dan itu bisa dibangun lewat dua fondasi yaitu anggaran dan kebijakan yang tepat,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Dan Anak, Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3APMD) Talaud, Steven Maarisit dalam pernyataannya mengatakan, Bimtek lebih bertujuan pada bagaimana mewujudkan Sistim Pelaporan Aset dan keuangan secara online.

Sistim Pelaporan Aset Desa (SIPADES) secara online disampaikan langsung kepada pemerintah pusat dalam hal ini pihak Kemendagri, BPK RI dan KPK sehingga semua aset desa benar-benar tercatat dan terlapor,” harapnya.

Kedepan semua desa yang ada di Kabupaten Talaud direncanakan menuju desa digital, dimana semua pelaporan baik yang menyangkut aset desa berupa tanah, bangunan, kendaraan roda dua dan empat dan aset lainnya maupun pelaporan keuangan semuanya lewat sistim online,” ujar Maarisit.

Bhayangkara Nusantara

Menjadi harapan pemerintah daerah dalam hal ini Pak Bupati Dr. dr. Elly Lasut, ME seusai Bimtek langsung di aplikasikan dalam sistim pelaporan aset desa (SIPADES) karena tahun depan Pemda akan menerapkan salah satu syarat yaitu, desa harus melakukan recon aset, tanpa itu maka dana desa bakalan tidak akan cair,” tutupnya.

Baca Juga:  Pemkot Tomohon Gelar KejuaraanSepak Bola Piala Wali Kota Cup Tahun 2023

Sementara itu gelaran Bimtek yang dihelat Pemkab Talaud lewat Dinas DP3APMD dihadiri Plh. Dirjen Pemdes Kemendagri Dr. Drs  La Ode Ahmad P Bolombo, AP, M.Si, Sekda Dr. dr. Johanis Kamagi, AP, M.Si Kadis DP3APMD Steven Maarisit dan Staf Khusus (Stafsus) Bupati Talaud, Jim Robert Tindi. (John-Sulut))

Komentar Anda