Bareskrim Polri Ungkap Lima Kasus Peredaran Narkoba di Bakauheni, Ini Total Barang Buktinya | Bhayangkara Nusantara

Bareskrim Polri Ungkap Lima Kasus Peredaran Narkoba di Bakauheni, Ini Total Barang Buktinya

 433 total views

DIREKTORAT Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap lima kasus peredaran narkoba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Total barang bukti narkoba yang diamankan di antaranya 52,5 kg sabu, 6 kg ganja, dan 32.840 butir ekstasi.

“Kami berhasil mengungkap lima kasus, diawali tanggal 27 Oktober,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Siregar, Rabu (18/11/2020).

Pengungkapan kelima kasus ini berawal dari operasi rutin Seaport Interdiction yang digelar bersama Polres Lampung Selatan. Krisno menuturkan anggotanya menangkap lima tersangka sindikat narkoba jaringan Sumatera Utara (Sumut)-Jawa Timur (Jatim) di hari pertama operasi.

“Ditangkap dua orang dan dikembangkan tiga orang warga Sampang, Madura. Ditangkap di Surabaya, Jawa Timur, dengan 5 kg dan sekian ratus butir ekstasi,” jelas dia.

Baca Juga:  Jelang Hari Kemerdekaan, BNN Kembali Ungkap Peredaran Gelap Narkotika, Ini Modusnya...
Baca Juga:  Akibat Main Hakim Sendiri, 9 Pelaku Penganiayaan di Banyudono Ditangkap Tim Sapu Jagad Polres Boyolali

Krisno menyampaikan penangkapan kedua terjadi pada 29 Oktober 2020. Aparat membekuk dua orang dan mengamankan 6 kg ganja.

“Tim gabungan melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka atas nama Artamus Rahmat Hidayat yang membawa 6 kg di Bus Pahala Kencana saat melalui Seaport Interdiction Bakauheni. Selanjutnya tim melakukan control delivery dengan hasil menangkap satu orang pemesannya yaitu Depta Als di Jakarta Barat,” tuturnya.

Krisno menuturkan penangkapan ketiga dilakukan pada 13 November 2020. Dari penangkapan ini, tim berhasil mengamankan 3 orang tersangka jaringan Medan-Jawa Timur.

“Tim gabungan melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka atas nama Rizky dan Lalang yang membawa 25 kg sabu dan 22.560 butir ekstasi menggunakan travel saat melalui Seaport Interdiction Bakauheni. Selanjutnya, tim melakukan pengembangan dengan menangkap pengendalinya atas nama Dewangga di Jombang, Jatim,” ujarnya.

Selanjutnya, Krisno mengatakan penangkapan keempat dilakukan pada 16 November 2020. Tim berhasil menangkap dua tersangka jaringan Pekanbaru-Jakarta.

Baca Juga:  Melawan Petugas Saat Ditangkap, Orang Ini Dilumpuhkan dengan Timah Panas
Baca Juga:  Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Makasar Gelar Razia Miras Oplosan

“Tim gabungan melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka atas nama Deni Boy Belmin yang membawa 1 kg sabu dan 10 ribu butir ekstasi menggunakan bus SAN saat melalui Seaport Interdiction Bakauheni, lalu tim melakukan pengembangan dengan menangkap penerimanya atas nama Dody Syaputra di Jakarta Timur,” katanya.

Penangkapan terakhir dilakukan pada 17 November 2020. Tim berhasil menangkap satu orang tersangka dan sedang melakukan pendalaman.

“Tim gabungan melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka atas nama M Arsudin yang membawa 3 kg sabu menggunakan bus ALS saat melalui Seaport Interdiction Bakauheni, selanjutnya tim masih melakukan pengembangan di Tangerang,” tandas dia. BN01/HUMAS POLRI – JAKARTA

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0