Bareskrim Polri Ungkap Lima Kasus Peredaran Narkoba di Bakauheni, Ini Total Barang Buktinya

Bareskrim Polri Ungkap Lima Kasus Peredaran Narkoba di Bakauheni, Ini Total Barang Buktinya

 285 total views,  7 views today

DIREKTORAT Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap lima kasus peredaran narkoba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Total barang bukti narkoba yang diamankan di antaranya 52,5 kg sabu, 6 kg ganja, dan 32.840 butir ekstasi.

“Kami berhasil mengungkap lima kasus, diawali tanggal 27 Oktober,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Siregar, Rabu (18/11/2020).

Pengungkapan kelima kasus ini berawal dari operasi rutin Seaport Interdiction yang digelar bersama Polres Lampung Selatan. Krisno menuturkan anggotanya menangkap lima tersangka sindikat narkoba jaringan Sumatera Utara (Sumut)-Jawa Timur (Jatim) di hari pertama operasi.

“Ditangkap dua orang dan dikembangkan tiga orang warga Sampang, Madura. Ditangkap di Surabaya, Jawa Timur, dengan 5 kg dan sekian ratus butir ekstasi,” jelas dia.

Baca Juga:  Berhasil Ringkus Spesialis Pencuri HP, Kapolresta Palangka Raya Ungkap Sejumlah Fakta
Baca Juga:  Modus Gandakan Uang, Lelaki Ini Tipu Tiga Korban, Raup Puluhan Juta

Krisno menyampaikan penangkapan kedua terjadi pada 29 Oktober 2020. Aparat membekuk dua orang dan mengamankan 6 kg ganja.

“Tim gabungan melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka atas nama Artamus Rahmat Hidayat yang membawa 6 kg di Bus Pahala Kencana saat melalui Seaport Interdiction Bakauheni. Selanjutnya tim melakukan control delivery dengan hasil menangkap satu orang pemesannya yaitu Depta Als di Jakarta Barat,” tuturnya.

Krisno menuturkan penangkapan ketiga dilakukan pada 13 November 2020. Dari penangkapan ini, tim berhasil mengamankan 3 orang tersangka jaringan Medan-Jawa Timur.

“Tim gabungan melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka atas nama Rizky dan Lalang yang membawa 25 kg sabu dan 22.560 butir ekstasi menggunakan travel saat melalui Seaport Interdiction Bakauheni. Selanjutnya, tim melakukan pengembangan dengan menangkap pengendalinya atas nama Dewangga di Jombang, Jatim,” ujarnya.

Selanjutnya, Krisno mengatakan penangkapan keempat dilakukan pada 16 November 2020. Tim berhasil menangkap dua tersangka jaringan Pekanbaru-Jakarta.

Baca Juga:  Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Kota Semarang
Baca Juga:  Sigap, Anggota Buser Polsek Matraman Bekuk Pelaku Curanmor

“Tim gabungan melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka atas nama Deni Boy Belmin yang membawa 1 kg sabu dan 10 ribu butir ekstasi menggunakan bus SAN saat melalui Seaport Interdiction Bakauheni, lalu tim melakukan pengembangan dengan menangkap penerimanya atas nama Dody Syaputra di Jakarta Timur,” katanya.

Penangkapan terakhir dilakukan pada 17 November 2020. Tim berhasil menangkap satu orang tersangka dan sedang melakukan pendalaman.

“Tim gabungan melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka atas nama M Arsudin yang membawa 3 kg sabu menggunakan bus ALS saat melalui Seaport Interdiction Bakauheni, selanjutnya tim masih melakukan pengembangan di Tangerang,” tandas dia. BN01/HUMAS POLRI – JAKARTA

Komentar Anda
Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
error: Content is protected !!