Bareskrim Polri Akan Awasi Ketat Alat Deteksi Covid | Bhayangkara Nusantara

Bareskrim Polri Akan Awasi Ketat Alat Deteksi Covid

 300 total views

BARESKRIM Polri akan melakukan pengawasan ketat terhadap alat-alat tes pendeteksi Covid-19. Hal itu untuk menghindari kejadian pada pengungkapan kasus penggunaan alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, kasus penggunaan alat tes antigen bekas ini turut menjadi perhatian berbagai pihak. Kejadian ini turut menjadi momen bagi instansi terkait untuk berbenah.

“Ya akan kami awasi. Kejadian kemarin tentu bukan hanya menjadi perhatian penegak hukum, tapi juga pihak Kimia Farma juga akan berbenah,” ujar kata Komjen Agus, Jumat (30/4/21).

Baca Juga:  Polri Gelar Sertijab, Kombes Argo Yuwono Resmi Sebagai Karopenmas
Baca Juga:  Tanggap Darurat Corona, Dandim 0735 dan Forkopimda Surakarta Distribusikan Logistik Sembako

Untuk itu Polri mengimbau masyarakat ikut cermat sebelum melakukan tes swab antigen Covid-19. Kalau perlu, masyarakat minta diperlihatkan alatnya oleh petugas untuk membuktikan bahwa alat tersebut bukan bekas pakai.

“Masyarakat yang mau di-swab antigen harus mencermati, kalau perlu minta diperlihatkan alat yang akan dipergunakan, yang baru pasti dalam kemasan, bukannya di depan konsumen,” ucap Agus.

Sebelumnya, polisi menetapkan lima tersangka kasus penggunaan alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. Aksi itu dilakukan untuk mencari untung. Mereka diduga mendapat Rp. 30 juta tiap hari dari aksi menggunakan alat tes antigen bekas itu.

Kelima tersangka itu adalah eks Business Manager Laboratorium Kimia Farma Jl. Kartini Medan PM (45), mantan kurir laboratorium Kimia Farma SR (19), mantan CS di laboratorium Klinik Kimia Farma DJ (20), mantan pekerja bagian admin lab Kimia Farma Jl Kartini Medan M (30), dan mantan pekerja bagian admin hasil swab R (21).

Kelimanya dijerat Pasal 98 ayat (3) juncto Pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan/atau Pasal 8 huruf (b), (d) dan (e) juncto Pasal 62 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. BN01 – Jakarta

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0