Badai Telah Berlalu, Jalan di Sepanjang Teluk Tahuna Masih Porak Poranda Akibat Dihantam Ombak | Bhayangkara Nusantara

Badai Telah Berlalu, Jalan di Sepanjang Teluk Tahuna Masih Porak Poranda Akibat Dihantam Ombak

 321 total views

CUACA ekstrim yang melanda Sangihe sejak Jumat Malam (15/01) hingga Senin (18/01) mengakibatkan ruas jalan Boulevard yang berada di pesisir Pantai Teluk Tahuna porak poranda dihantam gelombang pasang hingga tak dapat dilalui kendaraan.

Memang cuaca ekstrim ini sebelumnya sudah terdeteksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas II Maritim Bitung, sehingga BMKG mengeluarkan peringatan dini adanya gelombang pasang yang dapat mencapai ketinggian hingga empat meter.

Hantaman gelombang pasang di Teluk Tahuna ini bahkan mampu merusak sebagian dinding taluk pemecah ombak di ruas Jalan Boulevard.

Kerusakan akibat gelombang pasang

Material pasir dan bebatuan terhempas hingga memenuhi badan jalan di sepanjang jalur Boulevard yang melintasi Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur hingga ke ujung jalan yang ada di Kelurahan Apengsembeka, Kecamatan Tahuna.

Ketinggian ombak mampu melewati dinding taluk pemecah ombak bahkan merusak sebagian badan jalan, trotoar dan sistem drainase di jalan Boulevard ini.

Air laut memenuhi ruas jalan ini sehingga selama tiga hari jalur jalan nyaris lumpuh total, amukan gelombang pasang ini juga mengoyak dua tiang utama pelabuhan apung Tahuna hingga nyaris roboh.

Melihat situasi tanggap darurat ini, Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Rivo Pudihang dan Kadis PUPR, Gory Londo pada Senin (18/01) turun lapangan tinjau pesisir Teluk Tahuna melihat dari dekat kerusakan yang terjadi di sepanjang jalur jalan Boulevard dan wilayah lainnya.

Gelombang pasang juga memaksa tujuh kepala keluarga yang berdomisili di tepian pantai Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna harus mengungsi ke tempat aman. Terdapat banyak kerusakan akibat gerusan gelombang pasang.

 

Baca Juga:  Kapolres Lutim AKBP Indratmoko Jadi Irup Renungan Suci di TMP Kabupaten Luwu Timur
Baca Juga:  Kepedulian LPKP Sangga Langit Terhadap Masyarakat Terdampak Longsor di Desa Banjarsari Purbalingga

“Pak Bupati langsung menginstruksikan agar segera dilakukan penanganan pasca bencana melalui Dinas PUPR dan BPBD Sangihe. Kami sudah melakukan pendataan kerusakan infrastruktur dan akan segera dilakukan penanganan terhadap kerusakan tersebut,” kata Rivo Pudihang, Selasa (19/01) kepada bhayangkaranusantara.com.

Rivo menambahkan, melalui tim reaksi cepat pihaknya juga sudah mendata masyarakat yang mengungsi dan langsung memberikan bantuan pada masyarakat yang terdampak 

Cuaca ekstrim juga melumpuhkan jalur pelayaran penumpang kapal laut Tahuna – Manado selama tiga hari sejak Sabtu (16/01) hingga Senin (18/01). Namun pada hari ini ini, Selasa (19/01) jalur pelayaran terpantau mulai normal dan tiupan angin serta ombak terlihat mulai melemah dan aman untuk dilayari.

Beberapa agen penjualan tiket kapal laut terkonfirmasi sudah membuka penjualan untuk hari ini. Andrianto – Sangihe

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0