Antisipasi Mudik Lebaran 2021, Beberapa Titik di Wilayah Gresik Bakal Disekat

 234 total views

POLRES Gresik bakal melakukan penyekatan arus mudik Lebaran atau Idul Fitri untuk melaksanakan instruksi pemerintah tentang larangan mudik.

“Untuk mudik lebaran nanti akan ada beberapa titik penyekatan di wilayah Gresik. Polres Gresik siap mendukung kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021,“ kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kamis (22/4/21).

Arief mengatakan, untuk skema penyekatannya masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi nanti.

Baca Juga:  Hari Ini, Tiga Pilar Tambora Jakarta Barat Jaring 40 Warga Pelanggar Prokes
Baca Juga:  Polres Gresik, Kodim 0817 dan Yayasan Buddha Tzu Chi Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19

Guna mempersiapkan jelang Libur Hari Raya Idul Fitri, Polres Gresik bersama pihak terkait mempersiapkan Operasi Ketupat dan penyekatan di beberapa titik, hal ini untuk mengantisipasi arus mudik dan penyebaran Covid-19.

Sementara di Aula Sarja Arya Racana Lt. III Polres Gresik Jl. Dr. Wahidin SH, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menggelar Rapat Koordinasi bersama Bupati Fandi Akhmad Yani dan Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail.

Sebelumnya, mereka mengikuti video conference (vicon) arahan Kapolri dan Kementerian terkait, soal kesiapan pengamanan libur lebaran.

AKBP Arief Fitrianto dalam penekanannya mengatakan, pihaknya akan segera mempersiapkan Operasi Ketupat, kemudian menentukan titik-titik penyekatan dan pendirian pos pengamanan.

“Untuk larangan mudik akan terus disosialisasikan secara masif dan berkolaborasi antara Satuan Binmas dan Intel, dengan cara membuat ajakan dan statement tokoh agama serta tokoh masyarakat,” kata Alumnus Akpol 2001 itu.

Untuk diketahui, pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik kecuali wilayah Aglomerasi, yakni 6-17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 Aglomerasi Jawa Timur bersama Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Sementara itu, untuk memastikan kondusifitas kamtibmas selama Ramadan, Polres Gresik menggencarkan Patroli kewilayahan. Patroli dilakukan pada jam dan lokasi rawan seperti toko emas, bank, mall, pasar dan objek vital lainnya.

Adapun gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi selama bulan puasa di antaranya kasus 3C (Curat, Curas dan Curanmor), balapan liar, petasan, kebakaran dan minuman keras.

“Kita akan perkut koordinasi dengan stakehokders yang lain,” imbuhnya. SP – Gresik

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0