Aksi Tebar Pesona dan Curi Start Warnai Pilkades Nagrog

 163 total views

AKSI tebar pesona dan curi start warnai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Nagrog, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Ini terlihat saat panitia melakukan tindakan tegas dalam gelaran pemilihan yang dilakukan serentak tersebut.

Seperti diketahui, proses tahapan pilkades saat ini sudah dimulai. Namun sayangnya, bakal calon Kades Nagrog masih kurang mematuhi aturan pelaksanaan pilkades.

Sejumlah atribut pribadi calon kades pun sudah bermunculan. Padahal, pemasangan baliho atau banner kampanye seharusnya belum dimulai. Karena masih ada dua tahapan lagi baru akan dimulai.

Selain itu, Penetapan Calon Kades juga baru akan dimulai, masih ada beberapa tahapan lagi. Namun pantauan bhayangkaranusantara.com Purwakarta, sejumlah baliho tebar pesona calon kades sudah bermunculan di tepi jalan desa. Pemandangan ini salah satunya terlihat di Desa Nagrog.

Baca Juga:  Penetapan Nomor Urut Calon Kades Krasak Berjalan Tertib dan Aman
Baca Juga:  Mbah Kasim Gugat Saudara Kandung, Penyebabnya...

Menanggapi pemasangan alat kampanye tersebut, Ketua Panitia Pilkades Nagrog, Uton saat dikonfirmasi bereaksi atas masalah tersebut. Karena masalah ini wewenang panitia desa.

Di satu sisi panitia mensahkan hal itu, namun tidak tau kalau baliho itu ada tulisan calonnya. “Kita tidak bisa komentar masalah ini, karena masalah ini sepenuhnya adalah wewenang panitia,” ujar Uton saat dikonfirmasi, Kamis (27/5/21).

Disinggung terkait pemasangan ini apakah termasuk dalam kategori pelanggaran atau tidak, Uton menjelaskan bahwa itu memang pelanggaran.

“Akan tetapi kembali lagi kepada panitia pilkades dan masyarakat, apakah menimbulkan permasalahan terkait masalah ini atau tidak,” ujarnya.

Memang, lanjut Uton, setiap pasangan tidak dilarang untuk bersosialisasi, akan tetapi kalau sudah memasang baliho di ruang publik sudah dikategorikan Alat Peraga Kampanye (APK) yang pembuatan berupa ukuran, jenis bahan, dan tempat pemasangan harus disesuaikan dengan aturan yang telah ditetapkan oleh aturan, baik Undang Undang tentang Pilkades maupun peraturan resmi lainnya.

Apabila pemasangan baliho yang merupakan APK, maka pemasangan di luar waktu yang telah ditetapkan itu sudah kategori pelanggaran, sehingga dapat menjadi catatan yang nantinya apabila berlanjut dapat diambil tindakan. Acep – Purwakarta

Komentar Anda
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0