Aksi Bom di Makassar, Polda Jatim Perketat Wilayah Hukum | Bhayangkara Nusantara

Aksi Bom di Makassar, Polda Jatim Perketat Wilayah Hukum

 275 total views

AKSI bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan membuat semua pihak prihatin. Tak terkecuali Kapolda Jawa Timur (Jatim) yang prihatin dan mendoakan semua agar bisa segera membaik. Aksi ini terjadi Minggu (28/3/21) sekira pukul 10.00 Wita.

Dari kejadian ini, Polda Jatim memperketat penjagaan di pintu masuk gerbang Mapolda Jatim. Selain itu juga menjaga ketat gereja-gereja di Surabaya, termasuk gereja yang pernah menjadi sasaran teroris pada tahun 2018 silam. Selain di Surabaya, penjagaan ketat juga dilakukan di seluruh wilayah di Jawa Timur.

“Tragedi teror bom di gereja Katedral Makassar yang terjadi pada Minggu pagi, kapolda serta jajaran turut prihatin dan mendoakan semua bisa membaik kembali. Polda Jatim juga memperketat penjagaan di seluruh wilayah di Jatim,” jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Minggu (28/3/21) siang.

Kabid Humas juga membenarkan adanya instruksi dari Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta untuk memperketat penjagaan di instansi Polri.

Baca Juga:  Mabes Polri Diserang, Kapolri: Situasi Aman Terkendali
Baca Juga:  Kabaharkam Polri Pastikan Jajarannya Tetap Bangga Gunakan Produk Dalam Negeri

Mulai dari Markas Polsek, Polres hingga Polda. Kemudian menginformasikan ke seluruh anggota polisi tetap waspada. “Semua penjagaan instansi Polri yang ada di Jawa Timur. Informasikan kepada anggota tetap waspada,” pungkasnya.

Polda Jatim juga melakukan penjagaan ketat di wilayah hukum Polda Jatim bekerjasama dengan Forkopimda Jatim untuk menjaga keamanan kamtibmas di masing-masing wilayah agar tetap kondusif.

Selain itu melakukan pemetaan dan deteksi dini terhadap kelompok-kelompok yang disinyalir mempunyai paham radikalisme di wilayah masing-masing dengan melibatkan tokoh agama yang moderat guna meminimalisir pengikut kelompok radikal.

Sinergitas dengan Forkopimda yang ada di wilayah masing-masing agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan menangkal aksi radikal di masing-masing wilayah melalui giat deradikalisme terhadap kelompok yang disinyalir mempunyai paham radikal atau komunitas yang lain.

Peran Bhabinkantibmas yang ada di wilayah menggiatkan kembali giat pemolisian masyarakat (Polmas) termasuk unsur-unsur pengamanan yang ada di lingkungan masing-masing (pam swakarsa/internal) agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan peka terhadap masalah keamanan terutama untuk mewaspadai jaringan teroris.

Patroli secara rutin dan melaksanakan strerilisasi di gereja yang ada di wilayah hukum masing-masing. Khususnya saat ada kegiatan peribadatan, serta perketat pengamanan dan penjagaan di Mako Polri, mengantisipasi aksi penyerangan kepada anggota Polri. AM/BN01 – Jatim

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0