Akhirnya, Jembatan Sawunggaling dan Terminal Joyoboyo Diresmikan | Bhayangkara Nusantara

Akhirnya, Jembatan Sawunggaling dan Terminal Joyoboyo Diresmikan

 35 total views

JEMBATAN Sawunggaling dan Terminal Antermoda Joyoboyo Surabaya akhirnya diresmikan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini. Hari ini, mantan Walikota Surabaya tersebut meresmikan fasilitas publik yang dibangun saat dia menjabat dulu.

Sebelumnya, saat diminta Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial RI, Risma sempat menyatakan keinginannya untuk meresmikan Jembatan Sawunggaling dan Terminal Antermoda Joyoboyo Surabaya. Namun, keinginan ini baru terwujud sekarang.

Kendati demikian, Risma merasa senang diundang Walikota Surabaya Eri Cahyadi. Risma mengaku jembatan ini bukanlah jembatan biasa. Namun memiliki konsep untuk memajukan perekonomian dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Surabaya.

Baca Juga:  Pengurus GABSI Kota Tomohon 2021-2025 Dilantik
Baca Juga:  10 Desa Dapat Penghargaan, Ini Pesan Bupati Purbalingga Buat Mereka...

“Saya terima kasih diundang di peresmian ini, yang mana saya bukan Walikota Surabaya. Sebetulnya konsep ini adalah konsep yang teman-teman lihatnya hanya jembatan. Tapi sebetulnya ini konsep untuk penanganan masalah intermoda, keterpaduan moda di Kota Surabaya,” kata Risma, (1/5/21).

Risma mengungkapkan, dulu terminal ini dibangun untuk menghubungkan trek dengan angkutan umum. Namun, rencana pembangunan trem di Kota Surabaya terhalang pandemi Covid-19.

“Jembatan ini selain membantu untuk ini, juga membantu mengakses di tempat parkir dan terminal ini, juga Surabaya arah barat. Sebetulnya masih kurang, karena di sana juga ada rencana jembatan, tapi karena pandemi Covid-19 kita gak punya uang. Terminalnya memang konsepnya untuk antarmoda, jadi ada trem, ada bus dan ada angkot. Menghubungkan warga bisa menyeberang dari sini,” ungkapnya.

Risma menambahkan, jembatan dan terminal antarmoda ini juga akan terkoneksi dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Di terminal Antermoda Joyoboyo ini, juga disediakan lahan parkir yang luas.

“Masyarakat yang hendak ke KBS di tanggal merah, kini tak perlu susah mencari parkir liar di pinggir jalan. Kalau connect dengan kebun binatang, kami berharap parkir pengunjung bisa parkir di sini,” kata Risma.

“Supaya bisa lebih luas. Ternyata kemarin dari beberapa di titik hari-hari tertentu lebaran itu sampai meluber sepeda motor sehingga kemudian mereka parkir di jalan. Tujuannya seperti itu (kemacetan berkurang),” imbau mantan Walikota Surabaya itu.

Tak hanya itu, di Terminal Antermoda Joyoboyo yang terdiri dari lima lantai ini juga tersedia sejumlah stan untuk UMKM. Risma berharap ini bisa memajukan perekonomian di Kota Surabaya.

“Memang dulu konsepnya untuk menyatukan UMKM itu, jadi setiap apapun yang kita bangun bisa berkontribusi. Jadi kemarin saya nitip UMKM itu ada di sini,” tutup Tri Rismaharini.

Sementara itu, Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, disediakannya sejumlah stan untuk UMKM ini agar menambah geliat ekonomi di Surabaya. Terlebih saat ini, ekonomi sempat lemah dampak pandemi Covid-19.

“Tadi saya sampaikan memang perencanannya seperti itu, ini sudah berkembang, ini ada UMKM yang sudah masuk,” kata Erik.

Lanjut Eric, pergerakannya memang untuk UMKM itu memang rencana awal untuk menggerakkan ekonomi Kota Surabaya. Sebenarnya ketika sudah terkoneksi semua sudah diresmikan maka secara otomatis teman-teman dishub memasukkan semua lengkapkan tadi di dalam.

“Sehingga kita menggerakkan lagi ekonominya untuk salah satu tempat wisata air mancurnya,” pungkas Erik Cahyadi. SP BN Gresik

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0