AKAD Lombok Barat Resmi Dikukuhkan Bupati, Kades Satu Miliar Siap Bangun Desa dan Daerah

 103 total views

BUPATI Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid secara resmi mengukuhkan Pengurus Asosiasi Kepala Desa (AKAD) periode 2021-2024, di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar, Sabtu (24/4/21).

Dalam kesempatan tersebut Bupati mengungkapkan, bulan ini merupakan bulan ulang tahun ke-63 Kabupaten Lombok Barat yang mengambil tema dua kata, yakni kolaboratif dan inovatif.

Kolaboratif atau kolaborasi artinya, kata Bupati, undangan kebersamaan semua pihak baik dari kadus, kepala desa dan masyarakat yang ada di Lombok Barat untuk selalu bersama-sama menjaga silaturrahmi dan membangun Lombok Barat. “Tidak ada keberhasilan tanpa ada kolaboratif,“ ungkapnya.

Selain kolaboratif, lanjutnya, yaitu kata inovatif. Inovatif, paralel dengan kata genem (tekun, Bahasa Sasak) atau giat. “Inovatif ini sangat dibutuhkan apalagi saat ini perkembangan teknologi sangat pesat, lebih-lebih kita berada di tengah pendemi,” katanya.

Baca Juga:  Kades Jeringo "Tepati Janji" Salurkan BLT-DD Tercepat se-NTB
Baca Juga:  Walikota Lumentut Pastikan Penerima Bantuan Terdampak Corona Penduduk Manado

Sementara itu Ketua Umum AKAD Sahril, SH mengatakan, AKAD siap membangun sinergitas dengan pemerintah daerah untuk membangun Lombok Barat.

“Tentu ini akan memberikan sinegritas antara pemerintah daerah dengan kami selaku asosiasi kepala desa yang orentasinya untuk membangun daerah dan desa,” kata Sahril.

Baca Juga:  Momentum HANI 2021, Ketum AKAD Lobar Ajak Perang Melawan Narkoba “War On Drugs”

Selain itu, kepala desa yang tergabung dalam AKAD akan membangun kolaboratif dan inovatif dimana kepentingan daerah dan kepentinagn desa menjadi kepentingan bersama.

“Karena majunya daerah dilihat majunya desa, seandainya desa maju secara otomatis daerah akan maju, sehingga kita ingin menyatukan persepsi pandangan antar pemerintah desa dan daerah,” ungkapnya

Ditambahkan Sahril, terkait sistem perencanaan ada di tingkat daerah dan ada di tingkat desa, ia yakin sinergitas antara daerah dan AKAD harus terbangun dengan baik, terlebih dengan jargoan Lombok Barat Mantap Dapat Kita Wujudkan Bersama.

“Terlebih Bupati Lombok Barat saat membuka musda AKAD bahwa kepala desa merupakan speaker atau peyambung lidah pemerintah,” ujarnya.

Ditegaskan Sahril, AKAD merupakan wadah untuk bernaung, berdiskusi dan berhimpun, bagaimana langkah antisipasi kita agar tidak ada persoalan hukum di kemudian hari dalam menjalankan tugas fungsi selaku pemerintah desa dengan baik dan benar, dan bagaimana membangun sinergitas antara desa dan daerah, sehingga orientasi kita adalah membangun

“Karena fungsi kerja daerah tak jauh dari fungsi kerja desa. Pertama penyelengarakan pemerintahan. Pembangunan dan melakukan pemberdayaan serta pembinaan kepada masyarakat, sehingga konsep ini harus dibangun antara desa dan daerah,” tegasnya

Dengan adanya AKAD diharapkan dapat mempermudah komunikasi dengan SKPD dan Bupati untuk membangun sinergitas mulai dari tingkat desa hingga ke tingkat RT.

Terlebih AKAD ini sebagai peyambung lidah dengan SKPD terkait, supaya tidak ada lagi miskomunikasi dan keterlambatan pengelolaan keuangan desa, pemerintah pusat, pemerintah desa untuk mempercepat pembangunan.

“Namun di sisi lain ada keterlambatan itu terjadi di tingkat daerah, dan pusat. Padahal desa telah menyesuaikan diri membuat laporan lebih awal, dengan tujuan tertib administrasi dan tertib anggaran,” tutup Kades Jeringo yang dikenal dengan panggilan Kades Satu Miliar ini. SR – NTB

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0