Adanya Kapal Pesiar di Berau, Kadisbudpar Beri Apresiasi

Bhayangkara Nusantara

– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbupar) Berau, Ilyas Natsir mengapresiasi adanya kapal pesiar yang akan dioperasikan di Bumi Batiwakkal. Ia mengungkapkan, hal ini bisa menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Saat dikonfirmasi, pada Jumat (17/6/2022).

Dengan adanya kapal pesiar yang mengelilingi empat pulau tersebut dipastikan akan bisa menambah daya tarik wisatawan. Terlebih ini merupakan hal pertama di Berau. Tentunya, untuk target pasar menurut Ilyas Natsir merupakan wisatawan mancanegara (Wisman).

“Ini sangat menarik. Dimana menjual Berau dari destinasi yang baru,” katanya kepada Kaltimtara.id, Jumat (17/6/2022).

Pihaknya merasa terbantu dalam hal promosi pariwisata. Terlebih untuk Derawan dan sekitarnya memang sudah sangat terkenal.

“Ini prediksi saya, target pasarnya bukan masyarakat lokal, karenanya harganya lumayan juga. Tapi kita yakin ini untuk Berau,” jelasnya.

Dilanjutkannya, dengan adanya kapal tersebut, dipastikan jumlah wisatawan akan meningkat. Terlebih saat ini pariwisata Berau tidak bisa dipandang sebelah mata, meskipun disatu sisi sedang merangkak dari masalah Covid-19.

“Kita juga terkendala penerbangan yang hanya satu. Tapi menurut saya, hal ini tidak terlalu berpengaruh. Pasar kita cukup besar untuk pariwisata,” tegasnya.

Kapal pesiar yang beroperasi di Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan tersebut dikatakan Ilyas Natsir ke depannya tentu bisa berkembang. Dan ia meyakini, akan ada beberapa kapal pesiar lagi yang akan berlabuh di perairan Berau.

“Inikan baru satu. Ke depannya bisa dua, tiga atau empat. Dan kemungkinan bisa untuk susur sungai,” ungkapnya.

Untuk kerja sama dengan Disbudpar sendiri, Ilyas Natsir mengaku belum mendapatkan informasi lebih. Pasalnya ia baru saja menjabat sebagai Kepala Disbudpar Berau, yang sebelumnya dinakhodai oleh Masrani yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau .(A.tikke)

Komentar Anda
Baca Juga:  Aktivitas Tambang Timah Ilegal, Polda Babel: Terbukti Langgar Hukum, Kami Proses