Ada Usaha Penggilingan Cemari Lingkungan, Perangkat Desanya Cuek? | Bhayangkara Nusantara

Ada Usaha Penggilingan Cemari Lingkungan, Perangkat Desanya Cuek?

 217 total views

SEBUAH gudang yang digunakan sebagai tempat usaha penggilingan plastik ditemukan tanpa papan merk di Dusun Losari, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedek, Mojokerto, Jawa Timur. Usaha tersebut diduga tak mengantongi izin.

Saat disambangi media, keberadaan lokasi gudang yang dijadikan usaha penggilingan plastik itu didapati kesan kumuh dan kurang nyaman. Dengan hanya mempekerjakan tiga pria usia remaja, usaha ini juga terlihat sangat mengabaikan standard keselamatan pekerja saat dalam proses penggilingan dan pembakaran plastik yang menggunakan panas bara listrik dengan tegangan mega watt

Tak hanya itu, di lokasi juga ditemukan bermacam bahan baku plastik berserakan di mana-mana  lantaran gudang tersebut tidak memiliki dinding atau tembok pembatas seperti usaha pergudangan pada umumnya.

Ada indikasi, perangkat desa setempat melakukan pembiaran atas keberadaan lokasi gudang tersebut. Terlebih isinya dipenuhi bahan-bahan yang mudah terbakar, dan berada tepat di samping kali.

Pemilik usaha tersebut, sebut saja Nanang Sutanto saat dikonfirmasi terkait izin usaha dan perizinan lain seperti AMDAL dari Dinas Lingkungan Hidup mengatakan kalau untuk itu semua ada di rumahnya. Dengan lihainya Nanang juga berusaha mengalihkan pembicaraan saat ditanya tentang status lahan tanah yang dijadikan tempat usahanya itu.

Berdasarkan investigasi, diketahui status lahan yang dijadikan tempat usaha penggilingan plastik oleh Nanang Sutanto itu milik Pengairan Sungai Berantas dan sudah berjalan selama empat tahun. Namun pengakuan Nanang lahan tanah tersebut milik Dinas Pekerja Umum (PU).

Baca Juga:  Ketua P3A Asjar Jaya Desa Gabuswetan Akui Pekerjaan P3-TGAI Tak Sesuai Spesifikasi

Sementara, Lurah Losari yang kebetulan kantornya tak jauh dari lokasi usaha milik Nanang saat dihubungi sayangnya sedang tidak berada di tempat alias rapat di kecamatan. Namun melalui pesan Whatsapp Lurah menyatakan bahwa keberadaan gudang itu memang sering mendapat laporan dari warga setempat. BRAM – JATIM

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0