Ada Kecewa di Balik Proses Seleksi Purna Paskibraka Indonesia Kota Bekasi 2021 | Bhayangkara Nusantara

Ada Kecewa di Balik Proses Seleksi Purna Paskibraka Indonesia Kota Bekasi 2021

 197 total views

MENJADI satu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri jika seorang siswa didik menjadi pasukan pengibar bendera (paskibraka), baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, bahkan nasional. Ini, mungkin impian sebagian besar pemuda pemudi Indonesia.

Tapi anehnya, panitia seleksi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bekasi 2021 justru membuat kecewa para orang tua dan siswa yang telah mendaftarkan diri untuk ikut bagian tersebut.

“Kalau semua transparan saya oke aja. Tapi kalau begitu modelnya, maka gak akan maju kita semua. Anak saya dilatih terus dan semua kalau menurut penilaian saya bagus, kok malah dijatuhkan,” ungkap salah seorang dari siswa dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Dalih Pemerataan Warga, Oknum Pemdes Lauwo Potong BLT, Kasusnya dalam Penyelidikan Polisi
Baca Juga:  Kajati Sulut Instruksikan Seluruh Kajari "Awasi Dana Covid-19"

Seperti ketahui, dalam seleksi beberapa waktu lalu sempat terjadi keributan lantaran sebagian besar orangtua marah. Mereka memgatakan, jika saja proses seleksi transparan dan lulus murni, maka semua harus mengakui itu.

“Tapi kalau gini caranya, maka kita akan protes sampai di manapun. Kalau perlu Walikota Bekasi turun tangan melihat kondisi perekrutan Paskibraka Kota Bekasi dan dibubarkan saja panitianya,” jelas orang siswa yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Dalam seleksi, terlihat banyak orang tua yang hadir saat itu. Terutama orang tua siswa-siswi yang sudah dilatih, banyak bercerita anaknya sudah disiapkan dan dilatih selama 3 bulan sebelumnya pasti lolos.

Namun, lanjutnya, terlihat juga ada dua anak yang terlambat sekira dua jam acara dimulai namun tetap lulus. Sementara aturan sistem gugur, dan ada poin kalau peserta terlambat secara otomatis jatuh atau tidak lulus.

“Tapi kok mereka berdua yang terlambat dijemput oleh senior-senior Paskibraka? Saya gak tau kalau mereka panitia atau bukan, dan diantar di tempat duduk yang sudah disiapkan. Kenyataannya mereka itu lulus, ini yang menyakitkan hati kami selaku orang tua,” ungkapnya.

Para orang tua yang anaknya sudah disiapkan untuk lulus juga sudah tahu hal ini, sehingga terjadi pemisahan orang-orang tersebut agar tidak terjadi kepanikan lantaran sudah tahu kalau anak mereka lulus dan terpilih.

“lni tidak bisa dibiarkan begitu saja, bagaimana daerah ini mau maju kalau terus begini cara seleksi Paskibraka tingkat Kota Bekasi, lebih baik diulang kembali, pilih panitia yang netral. Karena akibat efek buruk nantinya ke anak kami yang sudah mempersiapkan diri dan sudah berlatih,” jelasnya.

Seharusnya, katanya, pihak sekolah juga harus turut membantu mempertanyakan, kenapa siswanya tidak bisa lolos dalam seleksi tersebut. BN01 – BEKASI

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
2
+1
0
+1
1