2021, Pemkot Tomohon Dikejar Waktu

 218 total views

WAKIL Walikota Tomohon, Wenny Lumentut, SE menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon tahun 2021 di aula Inspektorat Kota Tomohon, Kamis (3/6/21).

Wakil Walikota Tomohon memimpin rakor ini didampingi Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan, A.P, M.Si dan Inspektur Kota Tomohon Jeane Bolang, SH, MH.

Walikota Tomohon dalam sambutannya dibacakan Wakil Walikota Tomohon mengatakan, tahun 2021 adalah tahun percepatan penanggulangan Covid-19 dan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dalam rangka penanggulangan Covid–19, pemerintah telah melakukan refocusing dan realokasi anggaran APBD pergeseran tahun 2021 menjadi sebesar Rp. 650 miliar.

Pemerintah juga telah mengusulkan pinjaman dana pemulihan ekonomi nasional kurang lebih Rp. 300 miliar yang harus direalisasikan secara cepat dan tepat.

“Karena kita dikejar dengan waktu agar Covid-19 cepat teratasi dan ekonomi kita bisa bangkit kembali. Saya ingin menekankan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian seluruh jajaran perangkat daerah Kota Tomohon serta Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP),” kata Wenny.

Baca Juga:  Pemkot dan DPRD Tomohon Bahas Soal RPPLH, Walikota: Kerjasama dalam Penyempurnaan
Baca Juga:  Sehari, Relawan WL Bagikan Ribuan Sembako Atasi Krisis Pangan Musim Pandemi Covid-19

Pertama, kata Wenny, pemerintah mohon percepatan realisasi pendapatan dan belanja daerah terus ditingkatkan, terutama untuk proses usulan pinjaman dana PEN yang sangat dibutuhkan daerah.

“Karena itu, saya minta kepala perangkat daerah dalam pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan secara efektif dan efisien serta direalisasikan dengan cepat dan akuntabel serta inspektorat daerah untuk dapat memberikan solusi, menawarkan jalan keluar untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul dalam proses pembangunan,” katanya.

Kedua, kualitas perencanaan yang perlu terus ditingkatkan. Jangan sampai terjadi adanya program yang tidak jelas ukuran keberhasilan dan sasarannya.

Hal ini menyebabkan tidak optimalnya daya ungkit program yang dilaksanakan dan masyarakat juga yang dirugikan, karena tidak mendapatkan manfaat dari program itu.

Ketiga, yang berkaitan dengan tindak lanjut hasil pemeriksaan baik oleh APIP (inspektorat kota, inspektorat provinsi dan BPKP), terutama hasil pemeriksaan oleh BPK Ri. Efektivitas pengawasan intern membutuhkan komitmen dan manajemen yang baik, karena itu semua rekomendasi harus ditindaklanjuti.

“Tuntaskan sampai ke akar masalah sehingga tidak terjadi masalah yang sama di tahun berikutnya. Sudah tahu salah diulang-ulang terus setiap tahun. Saya tekankan kepada bapak-ibu kepala perangkat daerah bahwa tindak lanjuti dengan serius rekomendasi dari hasil pengawasan APIP dan BPK-RI. jangan dibiarkan berlarut-larut, membesar dan akhirnya nanti bisa menjadi masalah hukum,” kata Wakil Walikota.

Pada kesempatan ini pula Wenny akan serahkan rekomendasi dan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Tomohon tahun anggaran 2020 yang harus diperhatikan dan diselesaikan tepat waktu.

“Saya juga menjamin APIP bekerja secara independen dan profesional dengan memberikan akses dan informasi yang akurat, jangan ada yang ditutup-tutupi dalam pelaksanaan pengawasan oleh APIP,” tegasnya.

Sebagai wujud dari jaminan tersebut, saat ini pihalnya akan menandatangani piagam audit intern yang merupakan visi, misi, tujuan, kewenangan, dan tanggung jawab APIP yang dinyatakan secara tertulis disetujui dan ditandatangani oleh pimpinan daerah dan kepala perangkat daerah, serta inspektur daerah.

“Tetapi saya juga ingin ingatkan lagi kepada seluruh jajaran APIP, keberadaannya untuk membantu mencapai tujuan pembangunan, bukan menakut-nakuti dan bukan mencari-cari kesalahan,” kata Wenny.

Di masa sulit seperti sekarang ini, lanjutnya, kita perlu bekerja cepat, perkuat sinergi, perkuat kolaborasi, perkuat checks and balances, saling bekerja sama, koreksi, memperbaiki agar program-program pemerintah berjalan efektif.

“Sehingga masyarakat mendapatkan manfaat sebesar-besarnya sehingga visi dan misi kami dapat tercapai dengan baik untuk tomohon maju, berdaya saing, dan sejahtera,” ujarnya.

Pada rakor ini juga dilaksanakan penandatanganan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK-RI tahun anggaran 2020 oleh Para Kepala Perangkat Daerah. Bert – Tomohon

Komentar Anda
+1
1
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0