2021, APBD Purbalingga Turun, Rencananya Rp. 2 Triliun – Bhayangkara Nusantara

2021, APBD Purbalingga Turun, Rencananya Rp. 2 Triliun

 113 total views,  1 views today

ANGGARAN Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purbalingga Tahun 2021 direncanakan sebesar Rp. 2,004 Triliun. Hal itu disampaikan Pjs Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana, SH, MSi dalam Rapat Paripurna DPRD acara Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun Anggaran 2021, Senin (9/11) di ruang Rapat DPRD.

“Secara keseluruhan RAPBD tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp 2,004 triliun atau mengalami penurunan sebesar 4,74% dibandingkan APBD murni tahun 2020 sebesar Rp. 2,104 triliun,” katanya.

APBD tahun 2021 disusun dalam kondisi perekonomian yang masih terdampak pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 ini telah berpengaruh terhadap menurunnya kapasitas sumber daya ekonomi lokal sehingga berdampak pula terhadap penurunan pendapatan asli daerah serta pendapatan transfer, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Baca Juga:  Peringati Hari Sumpah Pemuda, WL Berbaur dengan Komunitas Seniman Musik di Tomohon

“Di samping itu, pemerintah daerah juga diwajibkan untuk melaksanakan berbagai program/kegiatan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat yang telah terdampak oleh pandemi Covid-19, serta penyediaan dana untuk mengantisipasi kemungkinan masih berlanjutnya pandemi Covid-19 di tahun 2021,” ungkapnya.

Besaran RAPBD 2021 tersebut didasarkan pada sejumlah target-target yang sudah diperhitungkan bersama. Pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1,96 triliun atau mengalami penurunan 3,91% dibandingkan APBD murni tahun 2020 sebesar Rp 2,04 triliun.

Ia menambahkan, pendapatan daerah tersebut bersumber dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 258,29 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp. 1,59 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 105,09 miliar.

“Belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 1,99 triliun atau mengalami penurunan 4,92% dibandingkan APBD murni tahun 2020 sebesar Rp. 2,09 triliun. Defisit APBD tahun 2021 diperkirakan sebesar Rp. 29,88 miliar yang ditutup dari pembiayaan netto sebesar Rp. 29,88 miliar,” katanya.

Baca Juga:  TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2020 di Kecamatan Tangen, Sragen Ditutup

Belanja tahun 2021 diarahkan untuk membiayai program dan kegiatan yang outcome-nya diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Utamanya berupa program dan kegiatan pembangunan yang mengarah pada upaya penurunan angka kemiskinan dan angka pengangguran, serta upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia. Al Arif/Sigit – Purbalingga

Komentar Anda

+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0