Virus Corona Momok yang Menakutkan, Walikota GSVL Ambil Langkah Antisipatif

Virus Corona Momok yang Menakutkan, Walikota GSVL Ambil Langkah Antisipatif

 9 total views,  6 views today

Heboh virus yang telah memakan belasan korban meninggal dunia, dinegeri tirai bambu itu, dapat saja menyebar sampai daratan Sulawesi Utara. Langkah antisipatif pun dilakukan Pemkot Manado.

Virus Corona yang dikenal dengan sebutan 2019-nCoV, sebelumnya mewabah di Wuhan, Cina bagian timur belakangan telah menyebar luas di sejumlah kawasan.

Serangan virus yang sangat mematikan itu, membuat Walikota Manado bergerak cepat melakukan langkah antisipatif mencegah meluasnya penyebaran virus Corona.

Langkah cepat dan taktis diambil Walikota Manado, DR. Godbless Sofcar Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA dengan menggelar rapat bersama para pihak terkait, antara lain Asisten II Setda Kota Manado, Kadis Kesehatan Kota Manado dan Direktur Rumah Sakit Kota Manado, baru-baru ini.

Seperti diketahui serangan virus yang mematikan itu telah mengakibatkan 17 orang meninggal dunia dan sebanyak 500 orang terinsfeksi di Wuhan, kota kedua terbesar di dataran Cina.

Sementara itu seusai menggelar rapat, Lumentut langsung melakukan pemantauan sambil berkoordinasi sekaligus berdiskusi dengan DR, dr. Jemmy Panelewen, Direktur Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Kandouw perihal penanganan terhadap korban yang mungkin saja tertular virus Corona.

Langkah orang nomor satu Kota Manado itu lebih bermaksud agar warganya terhindar dari serangan virus yang terus mewabah itu melalui tindakan pencegahan serta kesiapan seluruh stakeholder, seperti rumah sakit, tenaga medis dan Pemerintah Kota Manado

Langkah antisipatif Pemkot Manado selain sebagai upaya pencegahan masuknya virus corona karena Kota Manado merupakan bagian dari 19 kota yang didarati penerbangan asal negeri Cina memungkin para penumpangnya terinfeksi virus yang juga telah mengundang kecemasan banyak pihak

Sebagai daerah yang setiap tahunnya kebanjiran para pelancong asal Tiongkok menurut Walikota, warga tak perlu kuatir berlebihan. “Pemerintah dan pihak rumah sakit Prof. Kandouw memiliki standar operasional prosedure (SOP) terhadap penanganan virus berbahaya dan mudah menular,” tandas Lumentut, diamini Direktur RSUP Prof. Kandouw DR, dr Jemmy Panelewen

Baca Juga:  Dua Dusun di Purbalingga 'Lockdown' Disuplai Sembako

Informasi terakhir yang diterima bhayangkaranusantara.com dari pihak RSUP Prof. Kandouw, hingga berita ini tayang belum ditemukan adanya virus Corona di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado. Johny Lalonsang – Sulut

Facebook Comments
%d bloggers like this: