Upacara Bendera Hari Pramuka ke 59 di Pemda Sragen, Tunjukkan Peduli Penanganan Covid-19

Upacara Bendera Hari Pramuka ke 59 di Pemda Sragen, Tunjukkan Peduli Penanganan Covid-19

UPACARA Bendera Hari Pramuka ke 59 Tahun 2020 dengan tema “Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu dalam Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara” digelar di Halaman Pemda Kabupaten Sragen, Jumat (14/8/20).

Bertindak sebagai Pembina Upacara dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati selaku Bupati Sragen dan Ka Mabicab. Sementara sebagai Dan Up Titis Setyadinata, Siswa SMKN 2 Sragen dan penanggungjawab pelaksanaan upacara H. Dedy Endriyatno, SE, Wakil Bupati Sragen yang juga Ketua Kwartir Cabang Sragen.

Hadir dalam kegiatan tersebut selain Bupati dan Wakil Bupati Sragen, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno, S.IP, Danyon Raifer 408/Sbh Letkol Inf Yefta Sangkakala, S.sos, Wakapolres Sragen mewakili Kapolres Kompol Eko Mardiyanto, SH, MH, Kasi Intel Kajari mewakili Kajari Sragen Dipto Brahmono, SH, Kepala Pengadilan Sragen Ahmad Yasin, SH, MH dan Sekda Kabupaten Sragen Drs. Tatag Prabawanto B, MM beserta para Asisten.

Sementara, Komjen Pol. Purn. Drs. Budi Waseso (Buwas) selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang dibacakan dalam amanatnya yang dibacakan dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengungkapkan, Tema Hari Pramuka yang diperingati pada 14 Agustus 2020 adalah Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu dalam Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara.

Tema tersebut sejalan dengan upaya yang ditunjukkan Kwartir Nasional (Kwarnas) melalui pembentukan Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 dan upaya untuk menggerakkan Pramuka Peduli di seluruh kwartir guna membantu pemerintah daerah mengendalikan wabah, serta membantu warga yang terdampak.

Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso mengatakan, tema Hari Pramuka ke 59 Tahun 2020 yang menunjukkan kepedulian terhadap penanganan Covid-19 merupakan perwujudan semangat untuk membantu menanggulangi bencana akibat wabah tersebut.

“Tema tersebut adalah perwujudan dari semangat para Pramuka untuk ikut membantu menanggulangi bencana Covid-19 yang sampai saat ini masih menjadi masalah besar bangsa Indonesia, juga di seluruh dunia,” kata Buwas

Baca Juga:  Toyota Soluna Vios Club Baksos dikaki Gunung Salak

Sikap siap menolong dan membantu yang dilakukan sejak usia muda, diharapkan dapat menumbuhkan sifat empati, berpengertian, bertoleransi dan hidup damai bersama seluruh komponen bangsa, tanpa memandang perbedaan yang ada, baik suku, agama, ras maupun aspirasi politik.

“Itulah sebabnya, sejak terjadinya wabah Covid-19 yang telah melanda negara kita, gerakan Pramuka selalu tanggap dan mengambil bagian dalam upaya penanggulangannya, dimulai dari hal-hal kecil bagi anggota Pramuka itu sendiri, seperti mendidik pentingnya menjaga kebersihan tubuh, termasuk rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker bila berpergian ke luar rumah, dan menjaga jarak di keramaian, yang pada intinya juga harus mematuhi protokol kesehatan yang telah dicanangkan oleh pemerintah,” paparnya.

Selanjutnya, para Pramuka juga ikut berkreasi membuat masker, baik untuk digunakan sendiri maupun untuk dibagikan bagi yang membutuhkan, membuat dan membagikan handsanitizer, serta penyiapan bantuan makanan untuk dibagikan gratis kepada yang membutuhkan.

“Sampai aktif pula dalam gerakan melakukan penyemprotan disinfektan maupun kegiatan lainnya yang dibutuhkan dalam membantu menanggulangi wabah Covid-19,” imbuhnya. Iwan/Maryo – Solo Raya

Facebook Comments
%d bloggers like this: