Tim Terpadu BPN Lutim Kunjungi Lahan Sengketa di Desa Atue

Tim Terpadu BPN Lutim Kunjungi Lahan Sengketa di Desa Atue

PENYELESAIAN sengketa lahan antara Pemerintah Desa Atue dan beberapa orang yang mengklaim lokasi lahan yang sementara dilaksanakan pembangunan kolam pariwisata menggunakan Dana Desa ditinjau langsung Tim Terpadu BPN Malili, Selasa (31/3/20).

Tim ini beranggotakan, dari pihak BPN Malili diwakili Kepala Seksi Penyelesaian Masalah dan Pengendalian Pertanahan, Irma Winarmi S, Polres Luwu Timur diwakili Penyidik Penyidik Polres Lutim, dan dari TNI diwakili Babinsa Desa Atue.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Babinkamtibmas, tokoh masyarakat setempat, Ketua BPD beserta anggota, aparat desa, satlinmas desa, kepala dusun beserta ketua RT di wilayah Desa Atue.

Kepala Desa Atue Abdul Hamid R, BSc pada kesempatan tersebut menyampaikan, kegiatan ini dimaksud untuk mengukur dan mengambil titik koordinat yang dilaporkan pihak penggugat kepada Polres Luwu Timur, Kades Atue, aparat dan staf desa, Ketua BPD dan anggota, kepala dusun dan ketua RT di wilayah Desa Atue.

Adapun nama-nama yang keberatan terkait lokasi dimaksud antara lain, M. Said kavling No. 225, Ahmad kavling No. 235, dan Mustaring kavling No. 236. “Sementara lahan Pariwisata Kolam Renang Atue Kavling No. 227 dan 218,” ungkap kepala desa Atue Abdul Hamid

Menurut Hamid, lokasi penggugat dan lokasi wilayah pariwisata kolam renang berjauhan dengan jarak antara 50 m – 200 m. “Ada beberapa orang yang sengaja membuat provokasi di wilayahnya, salah satunya Thamrin yang beralamat di Makassar,” kata Kades.

Di akhir pertemuan Kades Atue mengingatkan kepada pihak yang bersengketa untuk selalu kooperatif dalam menyelesaikan persoalan. “Kita tunggu keputusan dan penetapan BPN Malili,” imbuhnya. Askar – Lutim

Facebook Comments
Baca Juga:  Wow, Luwu Timur Memprihatinkan... Kasus Covid -19 Meningkat