Tak Mau Warganya Semakin Terpapar, Walikota GSVL Turun Langsung Sosialisasi dan Edukasikan AKB

Tak Mau Warganya Semakin Terpapar, Walikota GSVL Turun Langsung Sosialisasi dan Edukasikan AKB

 17 total views,  5 views today

TAK mau melihat warganya semakin banyak terpapar Corona Virus Disease (Covid-19), Pemerintah Kota Manado tak kenal lelah dan henti-hentinya melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap warganya untuk meminimalisir penyebaran virus Corona tanpa dibatasi ruang, waktu dan tempat.

Kali ini Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA berkesempatan tampil dan hadir di pusat Kota Manado, Boullevard II Sindulang, Pasar Segar dan kawasan Mega Mas, Rabu, (12/8/20) dengan menggunakan menggunakan pengeras suara di atas mobil pick up melakukan sosialisasi dan edukasi tentang adaptasi kebiasaan baru (new normal).

Sosialisasi dan edukasi yang dilakukan orang nomor satu Kota Manado kali ini menyasar kepada ribuan pedagang dan pembeli serta masyarakat di Pasar Bersehati, terkait tindakan tegas Pemerintah Kota Manado terhadap warga yang tak menggunakan masker mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

“Selama dua pekan ke depan, mari torang disiplin pake masker, agar kita mampu menekan penyebaran pandemi Covid-19 ini, torang tambah lagi 14 hari ke depan semoga hasilnya boleh maksimal, torang boleh berada di zona kuning atau zona hijau, kalau Manado so ada di zona hijau ekonomi akan “bangkit” aktifitas masyarakat kembali normal,” ajak Walikota dengan suara lantang.

Matan Karo Pembangunan Pemprov Sulut itu mengingatkan warga dan para pedagang selalu disiplin mengenakan masker ketika beraktifitas di luar rumah. Di mulai hari ini, untuk tiga minggu ke depan akan diberlakukan sangsi peraturan Walikota bagi yang tidak memakai masker.

“Peraturan Walikota ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor: 6 tahun 2020, tentang sangsi penggunaan masker,” tegas Walikota

Maka, menurut Walikota ada tim penertiban yang terdiri dari TNI, Polri, Pol PP dan lainnya yang akan turun dan aktif memantau, jika ditemukan masih ada warga yang tidak mengenakan masker maka akan diberlakukan sangsi dan denda.

Baca Juga:  Terima Seragam Sekolah, Calon Murid Baru SMPN 1 Nogosari Tetap Diperiksa Sesuai Prokes

“Untuk tahap awal kami akan berikan hukuman sosial berupa menyapu jalan, angkat sampah, push up, hingga denda uang tunai,” tegasnya.

Selain itu, Walikota mengingatkan kembali warga dan pedagang untuk saling mengingatkan. “Baku Kase inga satu deng laeng. Pake tu masker, for jaga torang pe diri, keluarga deng masyarakat,” imbau Lumentut.

“Rakyat ku di Kota Manado yang cerdas disiplin pake masker bukan karena nanti takut diberikan sangsi, namun kesadaran kita bersama bergotong-royong memutus mata rantai penyebaran pandemi ini di Kota Manado, mari jaga kota kita yang torang cintai bersama, jang lupa berdoa menurut agama dan kepercayaan kita masing-masing, Tuhan berkati kota Manado,” tandas Walikota. Jola – Sulut

Facebook Comments
%d bloggers like this: