Sinergi, Kapolres, Dandim 0726 dan Bupati Sukoharjo Perangi Covid-19

Sinergi, Kapolres, Dandim 0726 dan Bupati Sukoharjo Perangi Covid-19

GUNA memutus rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Sukoharjo, area publik disemprot disinfektan, Selasa (31/3/2020).

Polres, Kodim 0726, BPBD dan Pemkab Sukoharjo bersama-sama mengerahkan kekuatan melakukan penyemprotan. Mulai dari kendaraan Damkar, tangki bak terbuka hingga water canon milik Polres Sukoharjo pun diubah fungsi menjadi mobil penyemprot disinfektan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, SH, S.IK, MSi bersama Dandim Letkol Inf Chandra Aroyadi Prakosa, SIP, M Tr (Han) dan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, SH, MH memimpin penyemprotan mulai dari Alun-alun Satya Negara hingga Solo Baru. Penyemprotan sendiri dilakukan secara serentak di 12 kecamatan di 88 titik.

Menurut Kapolres, prioritas utama penyemprotan adalah ruang publik dan Kecamatan Grogol yang sudah menjadi zona merah Corona. Sebab di kecamatan tersebut terdapat dua kasus positif Corona.

“Penyemprotan hari ini dilakukan serentak di 12 kecamatan. Adapun pelaksanaan penyemprotan dipimpin Forkompimcam yang telah dibentuk tim untuk melakukan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang publik,” ujar Kapolres.

Menurutnya, kegiatan penyemprotan serentak tersebut merupakan sinergi antara gugus tugas tingkat kabupaten, Polri, TNI dan seluruh elemen masyarakat. Sebab penyebaran virus Corona begitu cepat di tengah masyarakat, baik di tingkat nasional, maupun daerah di Indonesia.

Khusus untuk Sukoharjo, kata Kapolres, kasus Corona memang rendah, hal itu dikarenakan kerjasama seluruh semua pihak yang bahu membahu mencegah penyebaran virus corona.

Namun demikian, semua pihak tidak boleh terlena dan harus terus melakukan upaya pencegahan. “Pemerintah dan instansi terkait bersama relawan bersatu melawan Virus Corona. Salah satu upaya yang cukup efektif adalah dengan penyemprotan disinfektan secara massal seperti hari ini,” ujar Kapolres.

Masih di tempat yang sama, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan, pencegahan penyebaran virus Corona menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Corona Makan Korban di Minahasa Utara

Pencegahan penyebaran virus tersebut tidak akan berhasil tanpa kerjasama dengan dukungan masyarakat. Upaya yang cukup efektif dalam rangka pencegahan adalah mengurangi aktivitas di luar rumah, masyarakat diimbau untuk menaati imbauan pemerintah agar tetap tinggal di rumah.

“Dengan kerjasama seluruh pihak bersama masyarakat, penyebaran virus Corona di Sukoharjo bisa diminimalisir sehingga diharapkan pandemi Corona segera berakhir,” ungkapnya.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dan dibutuhkan dukungan masyarakat. Untuk memutus mata rantai penyebaran virus, masyarakat harus tinggal di rumah untuk sementara waktu. “Masyarakat harus bersabar dengan harapan masalah virus Corona ini segera berakhir,” tegas bupati. Iwan/Sam – Solo Raya/Pendim 0726 Sukoharjo

Facebook Comments