Serma S. Polo dan Bripka Berthes Menjawab Keresahan Warga Pondok Gede

Serma S. Polo dan Bripka Berthes Menjawab Keresahan Warga Pondok Gede

 2 total views,  2 views today

DENGAN tampilan kumal, raut wajah sangar dan sekitar tubuh yang dipenuhi tato bahkan terkadang bau badan yang menyengat, keberadaan anak punk di Kecamatan Pondok Gede kini mulai meresahkan warga, para pengguna jalan dan angkutan umum.

Karena tak jarang, para anak punk yang umumnya mengais rezeki dengan mengamen di angkot-angkot di seputaran wilayah Pondok Gede, meminta dengan cara memaksa jika pengguna angkutan tiada satupun yang memberi.

Di satu sisi pembinaan anak anak punk di wilayah tersebut belum terlihat oleh dinas sosial setempar. Padahal di setiap kecamatan sudah ada petugas, dalam hal ini Tenaga Kesejateraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang dikeluarkan mandatnya oleh dinas sosial setempat.

Lebih parah lagi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan seakan tak peduli akan keberadaan anak anak punk tersebut. Padahal keberadaan mereka sudah bak cendawan di musim hujan. Mulai dari perbatasan Molek dan Lubang Buaya dijadikan sebagai titik nongkrong para punk, sepertinya sudah jadi hal biasa bagi Satpol PP kecamatan.

Menjawab keresahan tersebut Babinsa Jati Cempaka Serma S. Polo dan Bhabinkamtibmas Bripka Lamberthes mengambil inisiatif dengan merespon laporan warga terkait keberadaan anak punk yang meresahkan di sekitar Jati Cempaka.

Serma S. Polo dan Bripka Berthes Senin (24/02/2020) mendatangi dan memberikan arahan serta saran kepada anak punk yang nongkrong di sekitar parkiran Indomart RT 002/004 Jati Cempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi untuk meninggalkan lokasi. BACHTIAR/BN1 – BEKASI

Facebook Comments
Baca Juga:  Kecewa Ditipu, Member Investasi Bodong Perusahaan Korea Akan Demo
%d bloggers like this: