SD Negeri No. 091517 Nagori Saribu Asih Terindikasi Pungli

SD Negeri No. 091517 Nagori Saribu Asih Terindikasi Pungli

INDIKASI pungutan liar (pungli) terjadi di SD Negeri No. 091517 Nagori Saribu Asih, Kecamatam Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Namun demikian, pihak sekolah masih saja tidak mengindahkan dan tetap melakukan pungli terhadap siswa, salah satunya pungli sebesar 150 ribu/kepala. Padahal dalam Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 75 tahun 2016 jelas dan tegas mengatur sekolah dilarang melakukan pungutan terhadap siswa dalam bentuk apapun.

Salah satu orang tua siswa yang tak mau diaebut namanya mengungkapkan, sebagai orangtua anaknya diharuskan membayar 150 ribu kepada pihak sekolah dengan alasan untuk membangun ruang/lokal agama dan menggaji para guru honor. ”Dari mana uang kami Pak, sedangkan untuk kebutuhan sehari hari pun udah ngos ngosan,” terangnya.

Sementara Kepala SDN No. 091517 Nagori Saribu Asih N. br Sirait membenarkan dan itu dilakukan karena perintah dari Kabid Pendidikan Kabupaten Simalungun, Orendina Lingga. N br Sirait juga beralasan pungutan ini dilakukan sesuai dengan rapat komite yang dihadiri sebagian besar orang tua siswa. Namun saat diminta bukti berapa orang tua siswa yang hadir pihak sekolah tidak bisa memberikannya.

“Bukan sekolah kami saja yang ada pungutan, semua SD yang ada di Hatonduhan ini melakukannya. Kenapa aku aja yang kalian ganggu, lagian tidak ada yang gratis sekolah di Simalungun ini, ” ungkapnya menutup pembincaraan. NELSON/MS – SIMALUNGUN

Facebook Comments
Baca Juga:  Aktivis Tomohon Desak BUMN dan Swasta Peduli Pandemi Wabah Covid-19
%d bloggers like this: