Sangat Representatif, Dermaga Pelabuhan Tahuna Butuh Pengembangan

Sangat Representatif, Dermaga Pelabuhan Tahuna Butuh Pengembangan

Untuk saat ini Dermaga Pelabuhan Tahuna dinilai sudah sangat representative buat pelayaran reguler khusus, angkutan penumpang dari dan ke pelabuhan tujuan termasuk regional, Nasional untuk ukuran kapal sedang sangat memadai aķan tetapi kedepan perlu ada peningkatan baik panjang dermaga dan dengan segenap fasilitas yang dibutuhkan.

Untuk ukuran kapal bertonase besar diakui jauh dari kata memadai. Pelabuhan Tahuna menurut Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Tahuna, Mokodompis Muhaling kepada Bhayangkara Nusantara.Com mengatakan kondisi pelabuhan Tahuna saat ini belum dapat melayani kapal berukuran besar semisal kapal tol laut,” ujarnya

Kapasitas maupun daya dukung serta fasilitas pelabuhan Tahuna masih sangat terbatas buat kapal berukuran besar khusus angkutan barang kebutuhan pokok dan komoditi pertanian seperti Kopra, Pala dan Cengkih dari pelabuhan asal menuju pelabuhan tujuan, demikian pula sebaliknya

Minimnya fasilitas termasuk panjang bentangan dermaga pelabuhan tahuna menjadi kendala utama merapatnya kapal berukuran besar sandar di dermaga pelabuhan tahuna namun demikian kata Muhaling, kami akan memaksimalkan setiap potensi yang ada meskipun kami diperhadapkan dengan keterbatasan sarana maupun fasilitas namun pelayanan prima buat pengguna jasa pelabuhan Tahuna menjadi hal utama,” ujar Muhaling

Terkait hal tersebut Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe meminta pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo mendorong kementerian terkait agar segera merespon keinginan warga perbatasan terkait pengembangan dermaga Pelabuhan Tahuna dengan segenap fasilitasnya agar kedepan dapat melayani kapal berukuran besar.

Pengembangan pelabuhan Tahuna tidak terlepas dari visi dan misi Presiden Jokowi yaitu, membangun dari pinggiran, perbatasan dan pulau-pulau terluar harus terimplementasi oleh setiap kementrian yang berkaitan dengan percepatan pembangunan kawasan perbatasan dan pulau-pulau terluar,” tandas Adrianto Sangala, aktifis dan wartawan senior.

Baca Juga:  Peduli Covid-19, AWPI Sulut Serahkan Bantuan APD ke RSUP Prof. Kandouw

Dalam kesempatan yang sama Sangala berharap kepada kepala kantor unit pelaksana pelabuhan kelas II Tahuna Mokodompis Muhaling, S.Sos agar segera melakukan study dan kajian secara komprehensif terpadu dan menyeluruh baik menyangkut perencanaan, design dan masterplan pengembangan pelabuhan tahuna dan mengusulkan rencana tersebut kepada Kementerian terkait,” ujar mantan jurnalis harian Posko itu.

Di sisi lain, sosok yang dinilai kritis menyoroti kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat mengatakan, pengembangan pelabuhan tahuna merupakan hal mendesak yang harus segera terwujud dalam mengantisipasi setiap perubahan, perkembangan dan dinamika angkutan barang dan penumpang khusus jasa transportasi perhubungan laut yang terus meningkat.

Sementara menanggapi keinginan pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten Sangihe Muhaling memberikan apresiasi positif terhadap aspirasi dan keinginan tersebut serta berjanji akan meneruskannya kepada Bapak Menteri Perhubungan terkait usulan pengembangan, peningkatan Pelabuhan Tahuna dengan fasilitas yang memadai,” ucap Muhaling. Johny Lalonsang – Sulut

Facebook Comments