Rutan Kelas II B Boyolali, Jateng Tangkal Virus Corona Bersama Warga Binaan

Rutan Kelas II B Boyolali, Jateng Tangkal Virus Corona Bersama Warga Binaan

UNTUK mencegah dan menanggulangi Virus Corona (Covid-19) tidak masuk dan menyebar ke Rumah Tahanan (Rutan) terhadap para Warga Binaan dan karyawan/ti, Rutan Kelas II B Boyolali, Jawa Tengah menerapkan beberapa upaya.

Hal ini sesuai instruksi Pemerintah RI yang ditindaklanjuti Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Kantor Wilayah Jawa Tengah Kemenkumham.

Kepala Rutan Kelas II B Boyolali, Agus Imam Taufik, Amd Ip, SH, MSi mengatakan, untuk itu pihaknya telah membentuk tim layanan/Gugus Depan Pencegahan Covid-19 di Rutan Boyolali.

“Ada 9 personil diketuai pejabat struktural dan koordinator tim medis,” kata Agus kepada media bhayangkaranusanatara.com, Senin (30/3/20).

Selain itu huga telah dilaksanakan sosialisasi dan pembinaan kepada Warga Binaan Rutan Boyolali tentang bahaya Virus Covid-19 dan tentang cara pencegahannya.

Langkah konkritnya sementara meniadakan layanan kunjungan Warga Binaan, sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Ini pun juga atas arahan dari Kantor Wilayah Jawa Tengah tentang layanan kunjungan, terhitung 14 hari mulai 20 Maret 2020 diperpanjang lagi sampai 14 April dan menunggu perkembangan di luar,” ungkap Agus Imam Taufik.

Selanjutnya pihak rutan memasang bilik sterilisasi yang ada di depan luar kantor, yang diperuntukkan kepada petugas, tamu atau mitra ketiga yang akan masuk rutan, sebelumnya harus memasuki bilik sterilisasi.

“Khusus untuk Warga Binaan, di dalam disediakan juga bilik sterilisasi, untuk keluar masuk blok harus masuk bilik dulu,” ujarnya.

Selain itu Rutan Boyolali juga sudah bekerja sama dengan dinkes setempat untuk melakukan penyemprotan disinfektan di dalam blok dan di lingkungan kantor rutan.

“Tak kalah pentingnya kami juga minta pelatihan dari dinkes tentang tata cara pembuatan disinfektan dan penyemprotannya. Selanjutnya diteruskan internal Rutan Boyolali sehari 2 x penyemprotan, pagi dan sore. Alhamdulillah sampai berita ini saya sampaikan belum ada, dan semoga tidak ada Warga Binaan yang terpapar Virus Corona,” papar Agus.

Baca Juga:  Warga, Bhabinkamtibmas dan Pemdes Jelok, Boyolali Perangi Covid-19

Masih kata Karutan, dengan ditiadakannya kunjungan dari keluarga Warga Binaan, rutan sendiri justru mengganti dengan cara kunjungan online atau video call gratis, sehingga Warga Binaan tetap bisa berhubungan dengan keluarga di rumah.

Video call atau online ini bukan hanya untuk keluarga Warga Binaan saja, tapi juga untuk kelancaran kepada pihak Polri, kejaksaan, pengadilan untuk pelimpahan dan persidangan perkara secara online.

“Jadi kita membatasi Warga Binaan demi kesehatan dan kelancaran semuanya. Tetapi keluarga masih bisa berkesempatan untuk menitipkan paket atau makanan lewat petugas jaga di depan,” jelas Agus.

Layanan online, video call tetap akan berlanjut walau darurat Virus Corona sudah berakhir dan kunjungan langsung tetap dibuka kembali. Sam -Boyolali

Facebook Comments

One thought on “Rutan Kelas II B Boyolali, Jateng Tangkal Virus Corona Bersama Warga Binaan

Comments are closed.