Puluhan Warga Desa Sinar Napalan Datangi Kantor Kecamatan, Tuntut Keadilan

Puluhan Warga Desa Sinar Napalan Datangi Kantor Kecamatan, Tuntut Keadilan

PULUHAN warga masyarakat Desa Sinar Napalan, Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan, Sumsel mendatangi kantor Camat Buay Pemaca menuntut keadilan dan transparan dalam pelaksanaan program pemerintah yang ada di desa, Rabu (20/5/20).

Kedatangan masyarakat Desa Sinar Napalan disambut langsung Camat Buay Pemaca didampingi, Sekcam, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas.

Sementara perwakilan masyarakat dipersilakan masuk di aula kecamatan guna mendengarkan tuntunan dan aspirasi masyarakat secara damai dan kondusif. Adapun tuntutan masyarakat terdiri dari beberapa item yang disampaikan dalam diskusi

Melalui juru bicaranya warga menyampaikan dan menuntut pihak kecamatan agar dapat memanggil dan mengadili Kepala Desa Sinar Napalan guna menanyakan dan melihat kebenaran ijazah yang digunakan saat pencalonannya. “Karena diduga ijazah orang lain atau palsu,” ungkap masyarakat kepada pihak kecamatan.

Di sisi lain, masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ada indikasi tebang pilih dan tidak ada transparan bahkan terjadi pemotongan dana BLT Dana Desa sebesar 100.000,-.

Tak hanya itu, warga juga melaporkan dalam pengelolaan dana BumDes diolah oleh anaknya sendiri yang bernama Hengki, namun tidak tahu ke mana dana dan program kerjanya.

Warga juga membeberkan penggunaan anggaran Dana Desa yang tidak transparan dan pengangkatan perangkat desa dinilai tidak sesuai prosedur.

Jika tuntutan masyarakat itu tidak ditindaklanjuti, mereka meminta kepada pihak kecamatan memfasilitasi untuk menyampaikan suara keadilan masyarakat ke Bupati OKU Selatan.

Pasalnya masyarakat sudah tidak nyaman lagi dengan kepemimpinan kepala desa yang monopoli, nepotisme dan bisa jadi korupsi uang negara, serta dinilai kebal hukum dan berbuat semaunya sendiri.

Menanggapi tuntutan masyarakat Desa Sinar Napalan, Camat Buay Pemaca, Tarmizi, SE, MM menegaskan akan menampung semua keluhan dan menyampaikan secepatnya secara tertulis dan lisan. “Mengenai sanksi, kita lihat prosesnya berjalan, pada intinya kami akan fasilitasi apa tuntutan yang masyarakat sampaikan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jajaran Polres Luwu Utara Pantau dan Kawal Program BPNT

Sementara, perwakilan masyarakat Sinar Napalan menyampaikan, tuntutan ini hendaknya dapat tidaklanjuti, karena jika tidak ditanggapi mereka akan terus menyuarakan keadilan dan kebenaran. “Sampai kami mendapatkan keadilan,” ungkap masyarakat. Slamat – OKUS3

Facebook Comments