Polri Tak Pernah Sebut Dendam Pribadi Motif Kasus Novel Baswedan

Polri Tak Pernah Sebut Dendam Pribadi Motif Kasus Novel Baswedan

 1 total views,  1 views today

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol. Argo Yuwono menegaskan, kepolisian tak pernah menyebut dendam pribadi sebagai motif yang mendasari pelaku kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

“Kita belum pernah mengatakan itu. Dari kepolisian yang terpenting bahwa polisi itu bekerja bukan untuk menghakimi tapi membuktikan pelaku untuk dibawa ke penuntut umum untuk dipersidangkan,” tuturnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (31/12).

Argo menjelaskan, pemeriksaan dilakukan kepada pelaku untuk mendapati kronologi, motif maupun keterlibatan unsur tertentu dalam peristiwa tersebut. “Tentunya hasil jawaban tersangka disinkronkan dengan petunjuk lain. Semuanya kita analisa dan evaluasi,” tambahnya.

Argo juga memastikan polisi akan bekerja profesional dan independen dalam menangani kasus Novel. “Penyidik tidak bisa diintervensi. Jadi biarlah penyidik bekerja. Silahkan penyidik juga akan membuktikan dari pada kasus tersebut,” ujar Argo.

Seperti diberitakan, Kepolisian telah mengungkap dua orang pelaku kasus penyiraman Novel ke publik pekan lalu, yakni RM dan RB. Keduanya, menurut Polri, merupakan anggota Korps Brimob yang masih aktif. Editor – Jakarta

Facebook Comments
Baca Juga:  AKABRI '89 Bantu Masyarakat dengan Program Tali Asih Bedah Rumah Tak Layak Huni
%d bloggers like this: