PNS Tertangkap Saat Nikmati Sabu, Ini Kata Ketua FOKAN Jawa Timur

PNS Tertangkap Saat Nikmati Sabu, Ini Kata Ketua FOKAN Jawa Timur

TERTANGKAPNYA oknum PNS berinisial PM (42), warga Jalan Mulyorejo, RT 002, Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu akibat penyalahgunaan narkoba mendapat banyak sorotan.

Salah satunya dari Ketua DPD FOKAN Jawa Timur, Zaenab Zuraidah Latif, SE. “Saya dengar beberapa waktu lalu ada seorang PNS yang tertangkap akibat akibat menggunakan narkoba. Ini sangat miris dan memprihatinkan,” kata Istri Bupati Bangkalan tersebut kepada bhayangkaranusantara.com, Sabtu (6/7/20) di kediamannya.

Di satu sisi, Zaenab selaku Ketua DPD FOKAN Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Adrian beserta seluruh jajarannya atas keberhasilannya mengungkap kasus ini.

“Salut untuk jajaran Polrestabes Surabaya. Tetap semangat untuk mewujudkan Indonesia Bersinar, bersih dari narkoba,” kata Zaenab.

Seperti diketahui, Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di bawah pimpinan Kasubnit I Iptu Danang Eko Abrianto baru-baru ini berhasil menangkap pelaku usai memakai sabu, bahkan dalam keadaan masih asyik menikmati sisa sabu. PNS tersebut ditangkap berdasarkan LP/210/A/V/2020/SPKT/Restabes Surabaya.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengungkapkan, kronologi penangkapan yang berawal seminggu lalu. Saat itu anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapatkan informasi tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu yang dilakukan tersangka PM.

“Setelah dilakukan upaya penangkapan, petugas berhasil menangkap tersangka PM sekira pukul 22.00 WIB di parkiran salah satu Hotel di Surabaya,” ungkapnya.

Sementara kepada masyarakat Jawa Timur khususnya Kabupaten Bangkalan dan seluruh Indonesia Raya, Zaenab berpesan untuk menjauhi barang haram tersebut. Pasalnya Beberapa waktu lalu dirinya juga mendapati laporan adanya anak-anak sekolah masih taraf SMP dan SMA menggunakan narkoba.

“Akhirnya mereka putus sekolah, melawan orangtua dan ini bisa terjadi pada siapa saja, mulai usia dini, remaja hingga lanjut usia,” kata Zaenab Zuraidah.

Baca Juga:  TNI-Polri dan Pemdes Kragilan, Boyolali Sigap Tanggap Virus Corona

Zaenab yang dikenal sebagai Srikandi Bangkalan juga mengingatkan betapa bahayanya narkoba, karena barang haram ini bisa menyentuh siapa saja.

“Narkoba juga bisa terjadi pada para pekerja, walaupun pengangguran, pejabat birokrasi dan di lingkungan wirausaha juga bisa terjadi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Zaenab mengajak semua pihak untuk hidup bergotong royong, bersih, sehat dan selalu bersyukur agar kita tidak terjerat dalam lembah hitam narkoba.

“Yuk kita memperbaiki diri, jaga alam dan lingkungan sekitar, saling menyayangi dan sayangi diri kita sendiri pada awalnya sebelum kita menyayangi orang lain,” imbuhnya.

“Sayangi tubuh kita sendiri, sebelum kita sayangi lingkungan sekitar kita untuk mewujudkan Indonesia bersinar, bersih dari narkoba, agar SDM kita unggul,” kata istri Bupati Bangkalan, R. A. Latif Imron ini.

Dengan demikian, lanjutnya, otomatis kita menjadi orang-orang yang cerdas dalam cara berpikir, cerdas untuk bersikap, kehidupan terencana, baik kita dan keluarga serta lingkungan bahagia.

“Akhirnya kita bisa mewujudkan Indonesia yang damai. Kuncinya adalah bahagia dan selalu bersyukur, apa yang ada dan kita punya, kita syukuri,” kata Zaenab mengakhiri. MCM/BN01 – JAWA TIMUR

Facebook Comments