Penertiban Baner, Banyak Alat Promosi Dari Lembaga Pendidikan di Pringsewu Menancap di Pohon

Penertiban Baner, Banyak Alat Promosi Dari Lembaga Pendidikan di Pringsewu Menancap di Pohon

PENERTIBAN dalam rangka menjaga dan merawat lingkungan serta kerapihan Kabupaten Pringsewu, Satpol PP banyak menertibkan baner atau alat promosi, al hasil dari sekian yang ditertibkan salah satu Lembaga Pendidikan yang banyak menempelkan dengan cara memaku banernya dipohon-pohon sepanjang jalan Kabupaten Pringsewu, Kamis (12/03/20).

Kegiatan penertiban yang dipimpin langsung oleh Kabid Tibum ( Ketertiban Umum ) Satpol PP Kabupaten Pringsewu, Drs Ikhwan Muslimin MM,
mengatakan, kegiatan ini adalah sebagai bentuk untuk terwujudnya Kabupaten Pringsewu yang nyaman dan tertib terlebih menjelang HUT Kabupaten Pringsewu dan MTQ se Propinsi Lampung.

Menjadi sorotan saat melakukan penertiban baner terlihat banyaknya baner dari Lembaga Pendidikan, Ikhwan Muslimin pun menanggapi dengan tegas akan melayangkan surat peringatan dan berkerjasama dengan Dinas Pendidikan agar diberi arahan dan binaan Lembaga Pendidikan yang masih saja menempelkan baner promosi lembaganya di pohon pohon.

” Memang benar banyak sekali yang kita tertibkan baik dari Lembaga Pendidikan atau yang lainya dan ini yang paling banyak justru malah dari Lembaga Pendidikan, ini nanti kita akan tindak lanjuti dengan melayangkan surat peringatan dan bekerjasama dengan dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu agar membina lembaga-lembaga pendidikan dibawahnya”, pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hendrid S.E MM, saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, terkait penertiban baner atau alat promosi yang ditempelkan atau di paku dipohon-pohon ini adalah hal yang kurang baik dan melanggar dan kita harus dukung kepada petugas yang menertibkan agar Kabupaten Pringsewu terjaga lingkunganya.

” Penertiban alat promosi, iklan atau alat kampanye yang dipaku di pohon-pohon ini kita harus dukung penuh karena menempelkan dengan cara memaku adalah tindakan yang bisa dikatakan fandalisme ya, memaku itu sama saja merusak lingkungan baik dari segi keindahan dan pelestarian lingkungan, dan kami juga menghimbau kepada masyrakat, pelaku usaha dan lembaga pendidikan agar menjaga lingkungan terlebih ketika promosi tidak harus dengan mamaku alat promosinya dipohon-pohon”, imbaunya.

Dilain tempat terkait banyaknya baner dari Lembaga Pendidikan awak mediapun menggali informasi yang dapat dilihat baner promosinya mengarah ke salah satu Universitas di Pringsewu. Saat ditemui dari pihak Universitas tersebut Kepala Bagian Perlengkapan, Feri Nursetiabudi S.E dengan didampingi anggota Satpam mengatakan, bahwa pihaknya tidak tahu kalau promosi dengan menggunakan baner yang dipaku dipohon itu melanggar.

” Mengenai banyaknya baner kami yang menempel dipohon ya kami tidak mengetahuinya kalau itu melanggar dan juga tidak ada sosialisasi dari pemerintah dan juga yang menempel atau memaku baner tidak hanya kami,
kami juga membayar retribusi dan juga sudah ijin”, kilahnya.

Saat dipertegas oleh awak media, katanya sudah ijin baik dari dinas lingkungan hidup atau dinas terkait, pihaknya pun menjawab, “iya kita sudah ijin”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *