Pembangunan RSJ Ratumbuysang Dipaksakan, Rekomendasi Dewan Tak Digubris Pemprov Sulut

Pembangunan RSJ Ratumbuysang Dipaksakan, Rekomendasi Dewan Tak Digubris Pemprov Sulut

 1 total views,  1 views today

TERBITNYA rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara dalam pembangunan RSJ Ratumbuysang, lebih disebabkan persoalan lahan yang dinilai jauh dari kata layak.

Pasalnya, lokasi yang diperuntukan bagi pembangunan rumah sakit jiwa tersebut terletak di atas bukit bebatuan, jauh dari pemukiman. “Ini memunculkan kecurigaan publik, ada apa dengan Pemprov. Sulut,” ujar Ketua Umum LKPK Pusat, Firdaus Oiwobo.

Di samping itu, rekomendasi dewan yang tidak menyetujui pembangunan rumah sakit tersebut lantaran biaya pematangan lahan jauh lebih besar nilainya dibandingkan dengan plafon anggaran pembangunan rumah sakit dimaksud, yaitu sebesar Rp. 36 miliar. Sementara plafon anggaran pembangunan gedung rumah sakit senilai Rp. 14 miliar.

Namun apa daya, Deprov Sulut sepertinya tak berdaya menghadapi kedikjayaan penguasa Sulut yang tetap bersikukuh membangun rumah sakit. “Walaupun kegiatan tersebut tak direstui dewan karena mahalnya biaya pematangan tanah lebih pada mengingatkan Pemprov Sulut agar terhindar dari persoalan hukum,” ujar Oiwobo.

Tak dipatuhinya rekomendasi dewan oleh penguasa Sulut selain merupakan pengingkaran terhadap sumpah dan janji saat dilantik menjadi orang nomor satu Sulut, juga merupakan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku seputar tata kelola dan penggunaan keuangan negara tepat sasaran dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

Tapi apa mau dikata, ketidak-taatan Pemprov Sulut terhadap rekomendasi dewan akhirnya melahirkan pembangunan yang diduga berangkat dari perencanaan abal-abal, menjadi produk mubazir serta tidak mendatangkan azas manfaat bagi masyarakat membuat Ketua Umum LKPK Pusat meminta DPRD Provinsi Sulut segera membentuk Pansus.

“Pansus ini untuk memanggil Gubernur serta jajaran terkait dan semua pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan atau penjelasan terkait pembangunan RSJ Ratumbuysang yang diduga berbau proyek “siluman,” tandas Oiwobo, pengacara yang kerap berpenampilan nyentrik. Jola – Sulut

Facebook Comments
Baca Juga:  Klaten Belum Aman Covid-19, Hari Ini Lima orang Positif Terkonfirmasi, Tiga Orang Sembuh
%d bloggers like this: