Pembangunan BCC Anggaran CSR PT. Vale Menuai Sorotan

Pembangunan BCC Anggaran CSR PT. Vale Menuai Sorotan

Pembangunan Baruga Collaborate Center (BCC) Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM) BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) anggaran CSR PT. Vale menuai sorotan.

Mencuatnya program pemberdayaan BBC yang berada di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur itu karena adanya indikasi kejanggalan terkait proses lelang kegiatan tersebut.

Narasumber yang tak ingin dipublikasikan namanya mengungkap, ada beberapa hal yang janggal dari proses lelang tersebut, seperti pagu rahasia (tertutup), konsultan perencana program yang ternyata bagian dari kontraktor pemenang lelang berinisial H dan dalam Aanwizjing sendiri masa sanggah dihilangkan.

Di samping itu, ada kejanggalan dalam RAB (Rancangan Anggaran Biaya) program tersebut yang terindikasi adanya mark up anggaran dalam pekerjaan penimbunan di atas lebih kurang 45% dari total volume yang seharusnya, dimana volume riil 900 meter kubik ternyata dalam RAB 1.710 meter kubik

Menurut narasumber, dalam proses lelang juga terkesan mengesampingkan aturan perundang-undangan dalam proses pelelangan pekerjaan fisik. Pagu anggaran tersebut di RAB senilai 2.082.342.465

Sementara salah seorang panitia tim BKAD Kawasan Jasa dan Perkotaan Hikwan Hafid saat dikonfirmasi via telepon menjelaskan bahwa proses lelang dilakukan sesuai prosedur dan petunjuk dari manajemen Vale, yang pertama dengan angka penawaran rendah kewajaran dengan range 1% – 5 % real cost, dan melihat kondisi sosial kemasyarakatan. Tetapi hal itu bukanlah salah satu patokan untuk memenangkan lelang.

Ia juga menjelaskan salah satu konsultan perencana tim BKAD yang juga tertera namanya di IUJK (Izin Usaha Jasa Konstruksi) perusahaan pemenang lelang sebagai tenaga teknis tidak menjadi persoalan, karena yang bersangkutan tidak mempunyai hak untuk menentukan hasil putusan lelang.

Adapun indikasi mark up anggaran yang disebutkan narasumber itu sama sekali tidak dipahami, karena itu tanggungjawab konsultan perencana.

Baca Juga:  Langgar Aturan Prokes, Opening Holywing Golf di Surabaya Dibubarkan Petugas Gabungan

Salah seorang peserta lelang berinisial A yang diwawancarai mengatakan, tidak adanya transparansi mengenai proses lelang tersebut karena mereka tidak disampaikan terkait angka range 1% – 5% tersebut, maupun pagu anggaran nanti ada sanggahan dari peserta lelang baru dimunculkan. Askar – Sulsel6

Facebook Comments
%d bloggers like this: