Pelaku Sodomi Ini Digelandang ke Polrestro Bekasi Kota

Pelaku Sodomi Ini Digelandang ke Polrestro Bekasi Kota

Kehadiran Negara di tengah tengah masyarakat adalah sebuah tuntutan yang wajib bagi para penegak hukum untuk dilaksanakan. Hal ini sangat berarti dan diharapkan oleh lingkungan masyarakat yang di dalamnya dihuni berbagai kelompok masyarakat. Keberadaan petugas penegak hukum dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, menjadikan masyarakat merasa terlindungi, aman dan nyaman dari segala gangguan dan tindakan kriminal.

Seperti halnya Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kecamatan Jati Cempaka. Kehadiran dua dari tiga pilar tersebut, sangat diharapkan masyarakat untuk bisa saling bersinergi dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum di lingkungan masyarakat.

Keduanya, dituntut mempunyai tingkat kewaspadaan dini di lingkungan dimanapun mereka ditempatkan untuk menciptakan keamanan di wilayahnya. Setiap akan terjadi peristiwa yang menyentuh hukum, mereka harus bisa membaca gejala dan meresponnya dengan cepat. Betugas sesuai tupksinya, tanpa mengenal waktu dan tempat sebagai ujung tombak keamanan.

Wujud sinergi petugas dua lembaga terlihat saat mengamankan pelaku asusila bernama Rasiman alias Iman, pria asal Lampung Tengah yang menjadi pelaku sodomi terhadap F (14) dan tertangkap basah warga saat melakukan hal tidak senonoh tersebut terhadap korban.

Rasiman mengaku melakukan perbuatan tersebut ditempat tinggalnya, sebuah kontrakan yang dia tempati dengan memaksa korban membuka celananya, sehingga korban menjadi takut akan dianiaya pelaku. Ketika pelaku melakukan aksi bejatnya, korban yang sangat ketakutan menutup mata.

Lebih parah lagi, menurut pengakuannya, perbuatan cabul itu bukan hanya dilakukan kepada F saja, tetapi juga orang lain. Tercatat, sebanyak empat kalidengan orang lain..

Rasiman mengakui, prilaku itu awalnya dilakukannya pada saat kelas 5 SD, dimana dirinya pernah melakukan hal itu dengan orang dewasa. Padahal saat ini ia mempunyai dua orang anak dan telah pisah dengan istrinya.

Baca Juga:  PSBB Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta

Mendengar kejadian ini, perlahan massa semakin membludak. Namun berkat kesigapan anggota keamanan dalam mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkaan, pelaku bisa diselamatkan. Nampak hadir dalam pengamanan Bhabinkamtibmas Jati Cempaka Bripka Lamberthes, Sulistyo Meidi, Serka S. Polo, Serda Suhartono, Ketua RW 06 yang juga Penasehat Pamwil Polresto Bekasi H. Kamal, Ipda H. Muhtar. SH, Kapospol Jati Waringin Aiptu Syamsul Bahri dan staff, dan Ketua Pamwil Eyang Subur Suhendra.

Saat itu juga, pelaku langsung digelandang ke mobil Unit Reskrim Polsek Pondok Gede menuju Polres Metro Bekasi Kota guna penyelidikan lebih lanjut. Yusup Bahtiar/ED – Bekasi

Facebook Comments