Panic Buying Masyarakat Terkait WNI Terpapar Corona, Polsek Kramatjati Gelar Kegiatan Ini di Pusat Perbelanjaan

Panic Buying Masyarakat Terkait WNI Terpapar Corona, Polsek Kramatjati Gelar Kegiatan Ini di Pusat Perbelanjaan

JAJARAN Polsek Kramatjati Polres Metro Jakarta Timur gelar kegiatan mapping dan monitoring pusat-pusat perbelanjaan. Ini dilakukan rangka Panic Buying Masyarakat akibat adanya Warga Negara Indonesia (WNI) yang terpapar Virus Corona.

Giat ini dipimpin Kapolsek Kramatjati Kompol M. Budiyono, SH, MM didampingi Padal 201 Kanit Bimas Iptu Djoko Subroto, Kamis (26/3/2020) Pukul 11.00 Wib s/d Selesai.

Mapping dan monitoring dilakukan terhadap pusat-pusat perbelanjaan yang ada di wilayah hukum Polsek Kramatjati, seperti minimarket, pasar tradisional dan apotik.

Adapun tempat-tempat tersebut antara lain, Carrefour Lippo Plaza Kramatjati di Jl. Raya Bogor KM. 19, Pusat Grosir Cililitan Jl. Mayjen Sutoyo, Alfa Midi Jl. Raya Inpres Kelurahan Tengah, Pasar Induk Kramatjati Jl. Raya Bogor Km. 20 Kelurahan Tengah, PD Pasar Jaya Jl. Raya Bogor Km. 20 Kelurahan Kramatjati, PD Pasar Jambul Jl. SMA 14, RT 2/RW 4 Kelurahan Cililitan, Apotik Roxi Jl. Raya Batu Ampar Kelurahan Batu Ampar, Apotik Kimia Farma Jl. Raya Condet Kelurahan Batu Ampar, dan minimarket seperti Indomart, Alfamart dan Alfamidi yang ada di Wilayah Hukum Polsek Kramatjati.

Dari kegiatan ini, berdasarkan hasil koordinasi dengan masing-masing manager swalayan yang ada di wilayah Kecamatan Kramatjati tidak didapat adanya kepanikan masyarakat dengan pembelian sembako yang berlebihan.

Selain itu juga tidak terdapat kehabisan stok sembako di masing-masing swalayan, stok sembako masih dalam kondisi normal dan aman serta tidak terjadi antrian pembelian, baik sembako maupun masker, semua masih berjalan normal.

Dalam pelaksanaan mapping dan monitoring, Bhabinkamtibmas, Unit Intelkam dan Unit Patroli jajaran Polsek Kramajati secara langsung memberikan arahan-arahan kepada masyarakat agar tidak panik dan tidak berbelanja sembako yang berlebihan.

Meskipun didapat kabar, stok masker di beberapa tempat/lokasi di Kramatjati telah habis terjual, namun dari pihak penjual masih akan memesan masker untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan masker.

Hingga kini, terpantau kegiatan transaksi jual beli di wilayah Kramatjati masih berjalan normal dan tidak ada aksi borong sembako (panic buying) masyarakat akibat adanya WNI yang terpapar Virus Corona. BN01/DIAH – JAKARTA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *