Masyarakat Kecewa, Proyek Pembuatan Jaringan Air Bersih di Tomohon Utara Belum Bisa Dirasakan Manfaatnya

Masyarakat Kecewa, Proyek Pembuatan Jaringan Air Bersih di Tomohon Utara Belum Bisa Dirasakan Manfaatnya

PEMERINTAH Kota Tomohon sempat mengalokasikan dana APBD tahun anggaran 2018 sejumlah kisaran 1 miliar lebih dengan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Tomohon yang saat itu dan hingga kini masih dipimpin Joice Taroreh, ST.

Anggaran yang cukup lumayan besar jumlahnya itu telah digunakan pada kegiatan paket pekerjaan yang sudah masuk dalam perencanaan pembuatan pemasangan pipa air bersih yang diambil dari bak induk yang berlokasi di Kelurahan Wailan, Kecamatan Tomohon Utara dan pembuatan jaringan pipa menuju langsung ke setiap rumah warga Kelurahan Kayawu.

Namun sayangnya, dari proyek tersebut sampai saat ini masyarakat justru belum bisa merasakan asas manfaatnya.

Menanggapi hal ini, Badan Investigasi dan Pengawasan Aset Negara (BIAN) Provinsi Sulawesi Utara melalui Tommy Pangemanan selaku Sergap Kasus mengungkapkan, pekerjaan tersebut telah ia lakukan pemantauan sejak awal bulan Januari 2019 lalu, namun terlihat tidak selesai.

“Padahal masih ada waktu terhitung pemeliharaan dan itu pun sempat saya sampaikan ke walikota soal pekerjaan tersebut,” ujar Pangemanan kepada media ini Senin (24/2/2020).

Merasa kecewa pada saat itu lantaran laporannya tidak ditanggapi dan tidak ditindaklanjuti Dinas PUPR, akhirnya ia menyampaikan ke pihak Kontraktor Pelaksana melaporkan pekerjaan tersebut, yang seharusnya telah tuntas.

Harapannya pada saat itu juga, pekerjaan proyek tersebut akan tuntas, karena ditambah ada pengawasan TP4D dari unsur kejaksaan. Tetapi ternyata tidak. Akhirnya ia pun mengambil keputusan melaporkan proyek pembuatan jaringan air bersih ini ke pihak kepolisian.

Ini dilakukan karena diduga ada unsur kesengajaan tidak tuntasnya pekerjaan hingga bisa terjadi tidak keluarnya air setetes pun di setiap jaringan pipa yang sudah terpasang. “Kasus ini saya laporkan ke Polres Kota Tomohon sekitar pertengahan tahun 2019 yang lalu,” ujarnya.

Baca Juga:  Jangan Tunggu Korban Berjatuhan, OD-GSVL Diminta Segera Luncurkan Bantuan Kemanusiaan

Guna memperkuat laporan Pangemanan, di hari yang sama juga, media ini langsung menuju lokasi tempat bisa didapatnya data terbaru sekaligus melihat fisik pekerjaan. Faktanya, didapati pada beberapa jaringan pipa dan meter terlihat di permukaan memang belum ada air yang mengalir ke semua pipa yang nampak sudah mulai berkarat.

Di lokasi, bhayangkaranusantara.com juga juga sempat mewawancarai Elen Manopo, warga setempat, tepatnya di Lingkungan VI Kelurahan Kayawu. Selaku ibu rumah tangga dirinya sangat berharap akan adanya air bersih yang disiapkan pemerintah. “Tapi sayangnya sampai saat ini belum ada asas manfaat,” ujarnya dengan raut wajah penuh kecewa. BERT – SULUT

Facebook Comments