Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Bojong, Purwakarta Kerja Bakti Bangun Masjid, Ditaksir Habiskan Dana 4,5 Miliar

Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Bojong, Purwakarta Kerja Bakti Bangun Masjid, Ditaksir Habiskan Dana 4,5 Miliar

MASYARAKAT Desa Kertasari dan Desa Cileunca mengadakan bakti sosial (baksos) pengecoran Masjid Jamie Miftahussaadah Desa Kertasari – Cileunca, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kegiatan dua desa di Kecamatan Bojong ini patut ditiru. Karena selama ini mereka bukan hanya menyisihkan rejekinya untuk pembangunan Masjid Miftahussaadan, tapi juga ikut bekerja bakti dalam pembangunan untuk lantai dua di masjid tersebut, Minggu pagi (26/7/2020) ini.

Hingga kini kegiatan masih berlangsung. Tua muda semua kumpul membantu proses pengecoran. Menariknya, di saat kaum Adam sibuk dalam kerja bakti tersebut, dari kaum Hawa sibuk mempersiapkan “amunisi” di dapur umum di RT masing-masing.

“Pengecoran dilakukan setiap membutuhkan orang banyak, bukan sekarang saja, semua warga tumplek ikut kerja bakti akbar. Ini bagian dari gotong royong warga kami,” ujar Kepala Desa Kertasari, Padilah, A.Md kepada bhayangkaranusantara.com di sela kegiatan.

Ia menyebutkan, pembanguan masjid ini dilakukan sejak tahun 2017. Menurut panitia pembangunan, mesjid ini dibangun seluas 27 x 22,5 m persegi, yang ditaksir akan menghabiskan dana 4,5 miliar dan sekarang sudah menghabiskan 2,2 miliar.

“Karena ini untuk masyarakat, maka sumber dana pun kebanyakan dari warga. Tentu kami tidak pukul rata tapi sesuai dengan kemampuan warga,” kata Kades Kertasari.

Dengan jumlah warga yang terus meningkat, maka kebutuhan tempat ibadah yang luas dan nyaman merupakan keharusan. Kegiatan pengecoran hari Minggu ini merupakan proses terakhir dan tinggal fokus ke finishing.

“Terima kasih kepada warga baik yang sudah membantu materi maupun tenaga, karena tanpa gotong royong semua mustahil terwujud. Apa yang dilakukan ini untuk kepentingan umum,” kata Kades Padilah.

“Seandainya ada hamba Allah yang ingin ikut partisipasi dalam pembangunan ini, kami sangat menunggu bantuannya,” tambahnya.

Baca Juga:  Pegawai Kejati Sulut Lakukan Rapid Test Random

Kegiatan ini sendiri dimotori sesepuh agama Kertasari, KH. Aceng Burhan yang saat ini sebagai Ketua DKM mesjid tersebut. Tokoh agama yang akrab disapa Abuya Aceng ini juga dikenal sebagai tokoh agama terbesar di Desa kertasari. Acep – Purwakarta

Facebook Comments