Marak Isu Penculikan Anak di Bekasi, Kapospol Jati Waringin Ingatkan “Itu Hoax”

Marak Isu Penculikan Anak di Bekasi, Kapospol Jati Waringin Ingatkan “Itu Hoax”

 1 total views,  1 views today

BEREDARNYA tayangan video yang belum tentu benar kejadiannya dan beredar di media sosial belakangan ini membuat resah para orang tua yang mempunyai anak kecil.

Pasalnya di sejumlah wilayah Kota Bekasi juga dihebohkan video viral tentang penculikan anak, seperti yang baru-baru ini viral tentang penculikan anak di Terminal Kota Bekasi.

Untuk itu Kapospol Jati Waringin Ipda H. Muhtar SH mengingatkan kepada semua pihak, khususnya kepada anggota Pamwil yang banyak memberikan masukan kepadanya bahwa berita itu tidak benar alias hoax.

Hal ini, kata Muhtar, juga sudah diklarifikasi Polrestro Bekasi Kota melalui Kasubag Humas Polrestro Bekasi kota Kompol Erna Ruswing Andari beberapa waktu lalu.

“Memang lagi marak pemberitaan di media sosial tentang penculikan anak di Kota Bekasi, tapi kami memberikan statement bahwa penculikan anak tersebut adalah hoax,” ujar Kompol Erna.

Kasubag Humas menyatakan, pelaku dalam video yang beredar bukanlah penculik, melainkan orang-orang yang diduga mengalami keterbelakangan mental yang hanya memegang tangan atau menyapa kepada warga.

Video- video tersebut berlokasi di Bekasi Kota 1 kasus, Bekasi Selatan 1 kasus, Bekasi Timur 3 kasus dinyatakan orang-orang tersebut sakit jiwa dan semuanya perempuan.

Erna menyatakan, satu pelaku berinisial RD sempat ditahan karena kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau di dalam tasnya. Kala itu RD dicurigai warga akan menculik seorang anak kecil di Jalan Sersan Hamzah RT. 001/009 Bekasi Timur.

“Karena adanya senjata tajam tersebut kita melakukan pemeriksaan dan penahanan setelah disurat (BAP) sampai ke Lembaga pemasyarakatan (LP) wanita Pondok Bambu, tetapi ditolak oleh pihak LP karena sakit jiwa,” jelas Kompol Erna.

Kini RD telah dilepaskan, RD dan ke empat lainnya diserahkan ke yayasan Galuh Kota Bekasi, Jawa Barat untuk diperiksa dan dibina. Kompol Erna memastikan tidak ada korban yang terluka atau tidak sempat dibawa para orang-orang tersebut.

Baca Juga:  4 Langkah Mudah Cek Hoaks

Lebih jauh ia mengmbau kepada masyarakat agar jangan suka main hakim sendiri. Lebih baik cek dulu kebenarannya, jangan sampai memviralkan yang kebenarannya tidak ada.

“Kepada orang tua yang punya anak kecil, tetap waspada dan menjaga anak-anaknya jelas,” Kompol Erna Ruswing Andari. Yusup Bahtiar – Bekasi

Facebook Comments
%d bloggers like this: