Lumentut Layak Dianugerahi Gelar Adat Sangihe

Lumentut Layak Dianugerahi Gelar Adat Sangihe

 2 total views,  2 views today

IKISST Dukung Kepemimpinan Walikota Manado

Kalau sebelumnya sejumlah elemen masyarakat Kota Manado melayangkan pujian buat seorang Walikota Manado, DR. Ir. GSV. Lumentut, SH, M.Si, DEA bukan hal mengada-ada, tapi cukup beralasan di kala melihat kesungguhan dan keseriusan mantan Kadis Sumberdaya Air Pemprov Sulut itu dalam merajut tali kasih dan kebersamaan dengan warga Kota Manado asal Nusa Utara.

“Lelaki yang dikenal sebagai pucuk pimpinan Komisi Kategorial Pria Kaum Bapa GMIM dan yang juga konsisten menjaga, memelihara, merawat serta melestarikan nilai-nilai Budaya Nusa Utara bukanlah sesuatu yang berlebihan dan kebetulan semata,” kata warga Sindulang, Paulus.

Perhatian Walikota Manado tersebut menurutnya tidak hanya ditakar dari seberapa berhasilnya Upacara Adat Tulude Pemkot Manado bersama DPP IKISST Sulawesi Utara yang belum lama ini berlangsung di lapangan Sparta Tikala Manado.

“Akan tetapi apa yang dilakukan mantan Karo Pembangunan Pemprov Sulut ini sejatinya merupakan bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yang sarat dengan pesan-pesan moral berbalutkan nuansa religius kental, melalui ritual penyembahan kepada Sang Khalik menjadi hal utama buat seorang Vicky Lumentut,” ujar Paulus, penyandang gelar S1 Pertanian.

Karena itu kepeduliannya tak hanya mengundang decak-kagum warga, tapi lebih dari itu ungkapan terima kasih serta penghargaan yang tinggi juga dilayangkan buat Vicky Lumentut, mantan Sekertaris Daerah Kota Manado yang dinilai merupakan sosok pemimpin humanis, tegas, arif dan bijaksana baik dalam ucapan maupun tindakan.

“Sosok yang tidak memiliki pertalian atau hubungan darah dengan etnis Sangihe, Talaud, Sitaro dan, merupakan titisan darah, keturunan Toar-Lumimut tetapi apa yang dibuat, dilakukannya selama ini sungguh suatu penghormatan luar biasa buat warga Nusa Utara,” tandas Paulus,

Baca Juga:  Masyarakat Tionghoa Indonesia Komitmen Bangun Negara dan Bangsa Indonesia

Mencermati apa yang sudah, telah dan yang akan dilakukan pasangan hidup Prof. DR. Yulieta Paula Amel Runtuwene, M.Si, Rektor UNIMA menggugah naluri sejumlah pentolan IKISST dan beberapa tokoh Nusa Utara, angkat suara dan meminta Ketua Umum Prof. Naharia meneruskan aspirasi mereka lewat Dewan Adat Sangihe mengusulkan pemberian Gelar Adat kepada Walikota Manado berdasarkan kriteria, indikator dan paremeter jelas bagaimana dan seperti apa kiprah dan sepak-terjang Lumentut terhadap penghormatan nilai-nilai adat istiadat Nusa Utara selama ini.

Sementara itu menyikapi sambutan Ketua Umum DPP IKISST Sulut yang mendukung kepemimpinan Walikota Manado, menurutnya, pernyataan tersebut masih sebatas pernyataan setengah-setengah hati dan bersayap, cenderung tak memiliki sikap. “Apa mendukung siapa dan ke mana arah dukungan bermuara, itu yang tak pernah terucap dari mulut seorang Naharia,” tandas Paulus.

Diakuinya, IKISS bukanlah organisasi politik tetapi sebagai ormas tentunya punya sikap politik dan berani bersuara ke mana arah poltik dan kepada siapa dukungan itu diberikan. Itu yang ditunggu-tunggu, namun lagi-lagi harapan tersebut tak kunjung terucap dari mulut Naharia.

“Ketegasan sikap dan dukungan kepada siapa pemimpin daerah yang telah berbuat hal-hal besar dan berdampak signifikan bagi kepentingan warga kota manado asal Nusa Utara dan masyarakat Kota Manado pada umumnya menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah politik,” tandas Paulus

Beda padang, beda ilalang merupakan hal biasa, bahwa setiap orang berbeda baik dari sisi strata sosial, pikiran, sikap dan pendirian dalam melihat dan memandang sesuatu. “Namun demikian kalau sudah berbicara kepentingan organisasi tentang nilai tambah apa yang diperoleh organisasi dan warga manado asal Nusa Utara, itu yang menjadi persoalan,” ucapnya

Baca Juga:  Upaya Pencegahan Virus Corona di Desa Langgar

Menurut Paulus yang dikedepankan adalah kepentingan organisasi bukan kepentingan pribadi dan jika sebuah organisasi dipimpin oleh seseorang yang inkonsisten, labil, tak tegas dan tidak berani bersikap serta tidak memiliki arah yang yang jelas kemana organisasi akan dibawa, itu tak lebih dengan sebutan, “Untung Nama Ilang Fam.”

Lebih lanjut Paulus mengatakan, Almarhum Drs. Agustinus Tahendung semasa hidupnya adalah manusia sebagaimana layaknya dengan yang lain, ia tak tak luput dari khilaf dan salah tapi dalam hal ketegasan, dan berbuat hal-hal besar telah dilakukan almarhum yakni, berani bersikap, konsisten dalam ucapan maupun tindakan sehingga melalui ketegasannya berakhir manis.

“Tulude ditetapkan menjadi event tetap Kalender Pariwisata Kota Manado dalam Grand Design Rencana Induk Pembangun Pariwisata Kota (Riparkot) Manado termasuk, penganggaran Event Tulude lewat APBD untuk setiap tahun berjalan dan Almarhum akhirnya diangkat menjadi Staf Ahli Walikota Vicky Lumentut, ada mulitiplier efek dari pernyataan Almarhum sambil berharap kiprah itu mengalir kepada gererasi IKISST saat ini,” ucap Paulus.

Sebagaimana diketahui, keberanian dan ketegasan almarhum ditunjukannya lewat perhelatan Pesta Adat Tulude di Tugu Lilin beberapa tahun silam, beliau dalam pernyataannya secara gamblang mendukung Vicky Lumentut sebagai Calon Gubernur 2020 tanpa tedeng aling-aling

Dari pernyataan tersebut akhirnya Lumentut melakukan hal-hal besar, berbau kemanusian yang tak terukur nilainya. “Hal-hal besar itu selain penghormatan terhadap adat-istiadat dan Budaya Nusa Utara, ada sejumlah putra terbaik Nusa Utara dipercayakan pada posisi vital dan pimpinan SKPD Pemkot Manado lainnya adalah cerminan keberpihakan seorang Vicky Lumentut,” paparnya. Johny Lalonsang – Sulut

Facebook Comments
%d bloggers like this: