Luar Biasa, Tulude Kota Manado Spektakuler, GSVL Bak Raja Sehari

Luar Biasa, Tulude Kota Manado Spektakuler, GSVL Bak Raja Sehari

“LUAR Biasa, Tulude Kota Mando Luar biasa, hebat Pak Walikota Manado, bak Raja sehari,” itu kata yang terucap dari mulut seorang wanita, pemilik nama Monica bersama rekan-rekannya secara spontan memberi apresiasi dan terima kasih mereka atas gelaran pesta adat Tulude yang berlangsung semarak dan meriah.

Bukan cuma itu, mereka juga sempat memuji penampilan Vicky Lumentut yang begitu bercahaya dengan jubah kebesaran melambangkan seorang Baginda Raja yang tengah di eluk-elukan rakyatnya.

“Muka Pak Walikota keliatan bercahaya tambah dengan kegantenganya, jadi lebe lengkap dengan sebutan Baginda Raja,” canda rekan-rekannya.

Lebih dari itu mereka juga melayangkan ucapan terima kasih buat Walikota Manado atas seluruh kepedulian bahkan perhatian yang telah berbuat nyata bagi warga Manado asal Nusa Utara, yang turut diamini rekan-rekannya.

“Memang komang pak walikota ini luar biasa perhatiannya terhadap budaya Nusa Utara,” ucap salah seorang rekannya.

Di bagian lain wanita berusia sekira 30 tahunan itu merasa bangga memiliki Walikota yang begitu peduli dengan warga Nusa Utara dalam hal pelestarian nilai-nilai budaya Nusa Utara semisal, Pesta Adat Tulude yang baru saja berlangsung.

Termasuk, pemberian bantuan dana kepada Lansia dan dana duka dari sebelumnya senilai Rp. 2.500.000,- menjadi Rp. 5.000.000,-. “Sesungguhnya itulah yang disebut pemimpin, mau berbuat sesuatu untuk kepentingan warganya,” tandas Monica yang mengaku warga Nusa Utara.

Sementara itu Gelaran Pesta Adat Tulude Pemerintah Kota Manado kerja sama DPP IKISST berlangsung semarak dan meriah dihadiri ribuan masa menyemut di sepanjang jalan Balai Kota Manado.

Diawali prosesi Kue Adat Tamo start dari Gereja GMIM Sentrum Manado selanjutnya menyusuri jalan Sudirman, Balai Kota dan berakhir ditempat pelaksanaan Upacara Tulude lapangan Sparta Tikala, milik Pemerintah Kota Manado.

Baca Juga:  Korpri Klaten Peduli Pekerja Harian Lepas Terdampak Covid-19

Rangkaian demi rangkaian acara dilalui kemudian menanjak pada puncak acara yakni, pemotongan Kue Adat Tamo yang terbuat dari bahan utama, beras ketan, santan kelapa, gula batu/jawa dan campuran penyedap alami lain menjadi sebuah penganan yang berbau harum dan rasanya sangat lezat.

“Pemotongan Kue Tamo menjadi klimaks dan pemuncak dari keseluruhan rangkaian acara yang menyedot perhatian masyarakat untuk menyaksikan bagaimana kentalnya nuansa ritualistik dengan narasi-narasi berbahasa daerah Sangihe membuat bulu kuduk jadi merinding saking aktraktifnya pelaku pemotongan Kue Tamo,” tandas Paulus warga Tuminting

Mengawali sambutannya, Walikota Manado DR. Godbless Sofcar Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA mengapresiasi IKISST Sulut di bawah kepemimpinan Prof. DR. Urbanus Naharia, M.Si atas kerja kerasnya, terutama panitia yang bekerja siang hari malam dengan jarak waktu yang sangat singkat tanpa mengenal lelah tapi acaranya berlangsung hikmat, mengalir dan lancar. “Terima kasih panitia,” ucap mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia.

Walikota dua periode pilihan rakyat Kota Manado itu dalam sambutannya menepis isu yang merebak di publik seputar penyebaran virus corona termasuk isu adanya sejumlah warga negara Tiongkok yang bersembunyi.

“Mereka bukan bersembunyi tapi merupakan bagian turis asal Cina yang batal kembali ke negaranya terkait adanya penundaan penerbangan ke Wuhan, wilayah pandemik virus corona,” ujar mantan Sekertaris Kota Manado.

Isu-isu semacam itu menurutnya sangat berpotensi menimbulkan keresahan warga. Karena itu Lumentut berharap, Kapolresta Manado mengambil tindakan tegas terhadap oknum penyebar isu yang tidak benar.

Di samping itu Walikota mengajak warga Kota Manado tidak resah dengan isu-isu yang tak jelas sumbernya. “Saya minta untuk tidak mudah percaya dengan cerita-cerita bohong yang digulirkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ajak pasangan hidup dari seorang wanita yang bernama lengkap Prof. DR. Julieta Paula Amelia Runtuwene, M.Si.

Baca Juga:  Kades Galang Tinggi, Erson Efendi Salurkan Dana BLT Covid-19 Tahap III

Sementara itu menyikapi adanya selentingan tentang sejumlah oknum yang menjanjikan bantuan uang, Lumentut menegaskan itu tidak benar. “Masyarakat jangan terjebak oleh iming-iming yang menjanjikan bakal memberi bantuan uang mungkin saja, itu modus penipuan dengan membawa-bawa nama institusi tertentu,” tandas mantan Kadis Sumber Daya Air Pemprov Sulut.

Lebih lanjut mantan Karo Pembangunan Pemprov Sulut itu menjelaskan tentang bantuan resmi yang disalurkan Pemerintah Kota Manado antara lain yaitu, bantuan dana buat para Lansia dan dana duka yang sebelumnya senilai Rp. 2.500.000,- meningkat menjadi Rp. 5.000.000,- adalah kebijakan saya dengan Pak Mor Dominus Bastian, Wakil Walikota Manado,” ucap Lumentut

Di akhir sambutannya, walikota mengajak warga kota manado agar terus ada dalam kebersamaan hidup dirumah besar ini. “Mari kita hidup rukun, saling menghormati dan toleran dengan sesama pemeluk agama lainnya agar hidup rukun dan damai tetap terpelihara dengan baik,” ucapnya.

Upacara Pesta Adat Tulude dihadiri Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastian Bersama Ibu, Ketua Umum DPP IKISST Prof.DR.Urbanus Naharia, Dewan penasehat/pembina dr. Andy Silangen, anggota Deprov Sulut, Ketua DPRD Kota Manado dan Anggota, Forum Komukasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat teras, pimpinan SKPD, Camat dan Lurah se-kota Manado dan ribuan masyarakat yang menyemut diseputaran jalan Balai Kota, kawasan Kantor Walikota Manado. Johny Lalonsang – Manado

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: