Lagi, Oknum Wartawan Kena Jerat UU ITE

Lagi, Oknum Wartawan Kena Jerat UU ITE

 8 total views,  5 views today

Sanksi Undang-Undang ITE yang bisa menjerat seorang jurnalis bahkan media dalam pemberitaan hingga saat ini memang masih menjadi bayang-bayang yang satu ketika mengancam insan pers untuk berurusan dengan hukum.

Kali ini, undang-undang tersebut kembali menjerat seorang oknum wartawan di Makassar, Sulsel, sehingga harus berurusan dengan polisi akibat pemberitaannya yang dinilai merugikan nama baik seseorang.

MA (35), wartawan media online berbasis di Makassar, baru-baru ini ditahan Ditreskrimsus Polda Sulsel terkait pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dianggap menyebarkan berita yang mencemarkan nama baik seseorang dalam kasus korupsi.

MA dijerat Pasal 45 A ayat 2 dan 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Elektronik. Penerapan pasal itu atas laporan dugaan pencemaran nama baik yang diadukan Farid Kasim Judas, putra Walikota Palopo, Judas Amir.

Farid merasa tidak terima dengan pemberitaan yang dimuat MA terkait kasus korupsi di Kota Palopo. “Untuk penahanannya, benar sudah ditahan dan sementara diproses. Tapi untuk jelasnya, besok saya lakukan pendalaman tentang materi penahanannya itu,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Menurut keterangan penyidik, lanjut Ibrahim Tompo, MA diduga bukanlah seorang wartawan. “Informasi subjektif dari penyidik, dia (MA) bukan wartawan, tetapi orang yang mengaku sebagai wartawan. Tapi ini masih informasi subjektif, makanya dilakukan pendalaman,” ujarnya

MA sendiri telah ditahan per 30 Januari lalu dan belum ada konfirmasi ke media tempat MA bekerja terkait kasus yang menyeret wartawannya itu. RED

Facebook Comments
Baca Juga:  BNN Razia THM di Jakarta, Ratusan Pengunjung Terjaring
%d bloggers like this: