L-KPK Sulut Cium Aroma Korupsi Pembangunan Pasar Tradisional Beriman Kota Tomohon

L-KPK Sulut Cium Aroma Korupsi Pembangunan Pasar Tradisional Beriman Kota Tomohon

LEMBAGA Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Provinsi Sulawesi Utara menduga kuat ada tindak pidana korupsi dalam pembangunan Pasar Tradisional Beriman Kota Tomohon berbanderol Rp. 5,6 Miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran (TA) 2018.

Koordinator Bidang Investigasi L-KPK Sulut, Jemmy Singal mengatakan, pihaknya sudah investigasi proyek Pasar Tradisional Beriman Tomohon yang dikenal luas sebagai pasar ekstrim.

Pembangunan pasar yang dikerjakan oleh PT. Karya Kasih Anugrah itu dianggap rampung, namun faktanya menyisakan penyimpangan dapat dilihat pembangunan fisiknya asal jadi.

Jemmy Singal dari L-KPK dalam rilisnya yang diterima bhayangkaranusantara.com Sabtu (18/4/2020) mengungkapkan, pengecoran meja lapak ketebalan betonisasinya tidak sesuai dan terlihat banyak rongga kosong/keropos sehingga mengurangi kualitas pekerjaan.

Selain itu ukuran dan jarak pembesian untuk meja lapak sangat renggang yang dikuatirkan meja lapak akan cepat ambruk. Kemudian pengecoran tiang beton maupun ring balok sangat kecil, terlihat untuk menutupinya digunakan plesteran yang dibuat tebal.

Dalam keterangannya Jemmy juga mengungkap kepadatan beton untuk pemasangan keramik sangat kurang sehingga keramik maupun beton tidak menyatu, dan pengecoran ring selop terdapat banyak rongga/keropos.

Lebih lanjut Jemmy menyoroti juga tentang pengerjaan plesteran dinding dan ring, balok ada yang tidak diplester langsung tapi dilakukan pengacian semen yang akibatnya terjadi keretakan pecah pecah. Kemudian pada penggunaan material pasir lebih didominasi tanah yang berdampak pada kualitas bangunan.

“Pengolahan campuran materal lebih banyak dilakukan secara manual (sekop dan cangkul) dan dealisasi anggaran tidak sesuai dengan realisasi pekerjaan,” ungkapnya.

Sementara, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon selaku penanggungjawab dalam proyek ini melalui Kepala Dinas Ruddy Lengkong, SSTP saat dikonfirmasi via telepon genggamnya, meskipun aktif namun tidak pernah diangkat.

Baca Juga:  PT. BCK Klarifikasi Aksi Demo Pekerja Proyek di Semper Barat

Bahkan dari temuan ini menurut keterangan sumber L-KPK masalah tersebut akan dilaporkan, baik di tingkat lokal maupun nasional ke aparat yang berwenang. BERT – SULUT

Facebook Comments