KTI Taruna Amanah Soroti Bansos Pangan Kabupaten Wajo Tahun 2019

KTI Taruna Amanah Soroti Bansos Pangan Kabupaten Wajo Tahun 2019

 7 total views,  3 views today

Bantuan Sosial (Bansos) Pangan di Kabupaten Wajo, Sulsel tahun 2019 lalu kembali mendapat sorotan masyarakat dan berbagai kalangan.

Salah satunya dari Pengurus KTI “Taruna Amanah” Kecamatan Maniangpajo yang mengambil langkah agar masalah yang terjadi selama ini dan tidak pernah tersentuh dan diangkat ke permukaan bisa ada solusi.

Hal ini dirasa urgent dan perlu mendapat perhatian lebih, lantaran pada tahapan verifikasi data Bansos Pangan Kabupaten Wajo tahun 2019 terdapat banyak celah.

“Bahkan terjadi dan ditemukan sejumlah indikasi penyimpangan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) di Kabupaten Wajo,” kata Rudy, salah seorang Pengurus KTI Taruna Amanah kepada BN, Senin (27/1/20).

Penyimpangan tersebut di antaranya, kurangnya sosialisasi terkait program yang dilaksanakan Kemensos, dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten yang tidak ada transparansi data terkait KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BPNT.

Ini bisa dilihat dengan tidak adanya pengetahuan pemerintah setempat terkait data keluarga miskin di wilayahnya dan diperkuat dengan tidak turunnya pencacah beberapa desa/kelurahan di beberapa kecamatan pada tahapan verifikasi data Bansos Pangan tahun 2019 Kabupaten Wajo, walaupun sudah dilaksanakan perekrutan dan pertemuan pencacah/sosialisasi se-Kabupaten Wajo pada 2 Oktober 2019 yang lalu.

Kemudian tidak dilaksanakannya musyawarah desa/kelurahan terkait data kelurga miskin dan adanya paketan beras dan telur dimana KPM BPNT menerima sepaket bahan pangan senilai Rp. 110.000 berupa 9 kilogram beras dan 10 butir telur, yang seharusnya 10 kilogram beras dan 10 butir telur.

Rudi mewakili Karang Taruna menambahkan, karena selama ini TKSK (Tenaga Kerja Sosial Kecamatan) yang bekerja tidak sesuai dengan pedoman umum BPNT, maka terkesan TKSK berkinerja buruk dalam menjalankan program. Askar – Sulsel

Facebook Comments
Baca Juga:  Panas Diberitakan, PT. BCK Minta Hak Jawab, Ini Klarifikasinya...
%d bloggers like this: