Kedisiplinan Satgas TMMD Reg ke-108 Kodim 0725/Sragen

Kedisiplinan Satgas TMMD Reg ke-108 Kodim 0725/Sragen

ANGGOTA TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-108 di wilayah binaan Koramil 13/Sukodono, Kodim 0725/Sragen, selalu mencuri perhatian dalam setiap melaksanakan kesibukannya.

Sebelum berangkat ke lokasi sasaran fisik pembangunan TMMD, mereka selalu menghiasi pemandangan di sekitar rumah warga yang ditempati oleh para personel satgas.

Setiap pagi harinya, para personel terlihat rutin dalam persiapan, baik perlengkapan maupun peralatan dan berangkat menuju lokasi kerja, mereka selalu memulai dengan berbaris dan bernyanyi. Hebatnya aktivitas itu selalu bisa dilakukan seluruh anggota TMMD di Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.

Sebelum apel pagi, terlebih dulu mereka dengan semangat berjalan dan bernyanyi secara terpimpin melaksanakan pemberangkatan apel, seperti yang dilakukan di satuan masing-masing dan diambil kordinator lapangan, Selasa (14/7/20).

Kapten Arm Budianto Pasilog Kodim 0725/Sragen selaku perwira koordinator lapangan mengutarakan, dalam perjalanan menuju lokasi apel pagi, setiap hari anggota yang tergabung satgas TMMD dari tempat atau rumah warga yang dijadikan tempat tidur sementara, dalam perjalanan selalu baris dan bernyanyi.

“Dengan tujuan untuk mengecek kesiapan moril dan kesehatan serta mengecek jumlah personil, baik dari TNI, maupun dari masyarakat serta materil yang akan digunakan untuk melaksanakan tugas TMMD,” tandasnya.

Setelah pengecekan personil dan materil, Dansatgas TMMD ke-108 Kodim 0725/Sragen membagi personil ke setiap sasaran sesuai kebutuhan di sasaran.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dan kerjasama masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan tugas pembangunan dan perbaikan infastruktur desa ini. Sebab kami prajurit TNI tak akan mampu berbuat banyak dan tidak akan berhasil tanpa dukungan dan kerja sama yang baik dari masyarakat,” ucapnya. Iwan/Maryo – Solo Raya

Facebook Comments
Baca Juga:  Ketua IAD Sulut Buka Giat Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19