Kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten Bertambah

Kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten Bertambah

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten kembali mengumumkan data terbaru mengenai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten, Sabtu (25/07/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas PP Covid-19 Kab.Klaten, dr. Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan, hari ini terdapat satu orang pasien dinyatakan sembuh dan lima orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan penambahan kasus tersebut jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Klaten menjadi 116 orang. Sebanyak 57 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 53 orang sembuh, dan 6 orang meninggal dunia.

“Hari ini terdapat satu pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh, serta ada penambahan lima orang terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien sembuh berasal dari Bayat. Sedangkan pasien terkonfirmasi positif baru berasal dari Tulung.” tutur dr. Cahyono.

Pasien sembuh berinisial TW, laki-laki (17) berasal dari Kecamatan Bayat. Sebelumnya pasien telah menjalani perawatan di RSUP dr R Soeradji Tirtonegoro sejak 18 Juni 2020 dan pada 24 Juli 2020 dinyatakan sembuh setelah melalui pemeriksaan spesimen terakhir yang menunjukkan hasil negatif.

Dengan hasil pemeriksaan tersebut, maka pasien dinyatakan sembuh dan hari ini diperbolehkan pulang, namun tetap melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Untuk penambahan pasien positif Covid-19 baru, dr. Cahyono menjelaskan, kelima pasien tersebut berasal dari Tulung, masing-masing berinisial SH, laki-laki (45), P perempuan (33), NAY perempuan (6), S laki-laki (65) dan ZAY perempuan (17).

Sebelumnya telah dilakukan test swab kepada kelima pasien masing-masing 20 dan 21 Juli 2020. Hasil test swab keluar pada 24 Juli 2020 menunjukkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Dimungkinkan kelima pasien tersebut terpapar pada saat melakukan kontak erat dengan kasus konfirmasi sebelumnya di rumah.

Saat ini, empat pasien berinisial SH, P, NAY dan S sedang menjalani perawatan di RSUP dr R Soeradji Tirtonegoro. Sedangkan pasien ZAY saat ini sedang melakukan isolasi mandiri di rumahnya dengan pengawasan medis.

Baca Juga:  Tahun Ini, Ada yang Beda dalam Perayaan Hari Persatuan Wanita Sinode GMIM

Masyarakat diharapkan lebih disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku. Tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker, hindari kerumunan, dan terapkan pola hidup bersih dan sehat. Sam/Hum setda Klaten

Facebook Comments