Istri Bupati Bangkalan “Wonder Woman” Bagi Anak

Istri Bupati Bangkalan “Wonder Woman” Bagi Anak

SURGA berada di bawah telapak kaki seorang ibu. Ridho Ilahi sudah pasti karena ridho seorang ibu. Kasih sayangnya yang tiada batas itu, terkadang mampu menguatkan segalanya.

Lebih dari itu, sosok seorang ibu bisa menjadi bak “Wonder Woman” dalam kehidupan anak. Istilahnya, “jika seorang ibu mampu menghidupi dan membesarkan anak-anaknya, tapi belum tentu seorang anak mampu menghidupi seorang ibu”.

Hal inilah yang ditunjukkan Zaenab Zuraidah Latif saat memberikan pemahaman tentang kesiapan menyongsong masa depan kepada sang anak, Nayla Firadis Latif di sela kegiatan dialog bersama para genre yang adakan di Puskesmas Kecamatan Tanah Merah, baru-baru ini.

“Kesiapan untuk menyongsong masa depan lebih baik dengan cara berencana itu lebih indah. Namun untuk itu kita harus melakukan pola hidup bersih dan sehat, masa depan yang tertata, terencana sedari dini dan siapkan tujuan hidup bahwa di masa depan itu pasti ada kesulitan. Jadi, mental dan pola pikir harus siap,” kata Zaenab kepada Nayla.

Selain itu, pesan Zaenab, kurangi aktivitas negatif dan berprilaku secara positif dalam hal apapun, karena itu akan menciptakan generasi bangsa yang produktif di masa mendatang. “Sengaja saya ajak anak dalam kegiatan, karena saya ingin menunjukan kepada anak saya bahwa kita itu harus saling menyayangi, antar manusia satu dengan yang lainnya,” kata Zaenab.

Kepada kaum genre, istri Bupati Bangkalan ini juga menekankan perlunya kesiapan mental saat menghadapi pernikahan dini dan kehamilan serta bagaimana caranya menyiapkan mental menyongsong masa depan pernikahan, mengolah dan memanaje emosi serta memenej untuk mencari solusi.

Satu contoh kata Zaenab, saat ada perempuan hamil beresiko tinggi, itu pembelajaran buat anak muda atau genre yang belum berumah tangga agar mengetahui bahwa kehamilan itu butuh support nutrisi dan kesiapan apa aja. “Lalu di situ ada anak bayi stunting, kita juga harus tahu stunting itu sebabnya karena apa,” kata Zaenab.

Baca Juga:  Aksi Heroik Iptu Dicky, Menandu Korban Longsor di Sukajaya, Kabupaten Bogor Lewati Medan Terjal

Oleh karena itu, Ketua TP PKK Bangkalan ini mengajak para kaum muda yang belum menikah untuk mem memperbaiki diri. “Caranya dengan makan dan pola hidup. Entah itu dari makanan atau prilaku hidup dan sikap kita sehari-hari,” tandasnya.

Sementara mengenai gizi buruk, ibu hamil resiko tinggi dan stunting, kata Zaenab, semua itu bisa diminimalisasikan dengan cara hidup bersih dan sehat. Lalu tahu asupan yang dimakan itu adalah makanan yang sehat dan baik. “Tentunya harus yang halal, Insya Allah bisa menciptakan atau menghasilkan anak-anak yang unggul, dari pola hidup sehat orang tuanya,” jelas Zaenab.

Jadi, kata Zaenab Zuraidah, anak yang dihasilkan itu adalah anak-anak yang baik, sehat dan tentunya memiliki SDM yang bagus. “Untuk memajukan suatu daerah itu SDM-nya harus bagus, karena itu akan tercipta kesejahteraan di wilayah kita,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Zaenab berpesan kepada para genre untuk berpikiran baik, produktif bahwa masa depan itu masih panjang, luas. Kaum genre harus selalu optimis dan jangan terlalu obsesi. “Hidup bahagia itu adalah kuncinya,” kata Zaenab mengakhiri. BN/MCM – BANGKALAN

Facebook Comments