Inspektorat OKUS: Laporan Penyalahgunaan Keuangan Desa Mantan Kades Tanjung Sari Bisa ke Ranah Hukum

Inspektorat OKUS: Laporan Penyalahgunaan Keuangan Desa Mantan Kades Tanjung Sari Bisa ke Ranah Hukum

PEMBANGUNAN jalan setapak Desa Tanjung Sari, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel sampai saat ini belum selesai.

Disambangi awak media, Ketua BPD Tanjung Sari membenarkan kalau pembangunan jalan tersebut belum selesai. “Sekitar 350 meter lagi, dan itu pembangunan tahap II dana Tahun 2019 Desa Tanjung Sari,” ungkap Ketua BPD, Selasa (30/6/20).

Hal senada juga diakui, Kades Tanjung Sari, Edi Erzan Saputra, yang membenarkan kalau bangunan jalan setapak itu belum selesai dilaksanakan oleh Ali Kohar, mantan Kades Tanjung Sari.

“Ada beberapa item lagi yang belum direalisasikan, seperti jalan lebar satu meter dan panjang 200 meter dan lebar 1,5 meter panjang 150 meter, juga lapangan tenis meja serta baju adat desa,” ungkap Edi Erzan Saputra di kediaman Sekdes Tanjung Sari.

Edi juga memaparkan anggaran Dana Desa tahap III yang sudah disilpakan dan dicairkan untuk pembangunan gedung olah raga Desa Tanjung Sari, tapi gedung tersebut belum juga dikerjakan lantaran ada anggaran untuk pendataran lokasi sudah terpakai Ali Kohar. “Sebelum dibayarnya uang itu kami belum akan melaksanakan pembangunan tersebut,” ujarnya.

Edi juga mengaku, uang silpa tahap III dana desa tersebut masih ada dengannya. “Bila perlu saya juga siap mengembalikan uang tersebut apabila diminta oleh pemerintah,” ungkap Edi Erzan Saputra, Kades Tanjung Sari yang baru menjabat.

Sementara di tempat terpisah, Camat Simpang, Handoko Sapuro, S Sos, MM saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (30/6/20) membenarkan terkait kegiatan di Desa Tanjung Sari yang belum selesai.

“Sebagai pengawasan, kami sudah memanggil mantan kades tersebut. Hal ini sudah kami awasi bahkan secara tertulis dan lisan sudah kami sampaikan kepada yang bersangkutan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  Dewan Jabar Prihatin Penyerobotan Lahan SMKN 1 Cipatat di Bandung Barat

Lanjut Camat, mantan kepala desa tersebut juga telah membuat surat pernyataan akan menyelesaikan pekerjaan 60 hari dari dibuatnya surat pernyataan tersebut.

“Tugas kami pembinaan telah kami laksanakan hingga tugas pengawasan dan pelaporan, dan terkait hal ini sudah kami sampaikan kepada pihak inspektorat kabupaten,” ujar Handoko.

Di tempat lain saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), Juproni S.Pd.Si mengatakan telah menerima laporan terkait pekerjaan yang belum diselesaikan mantan Kades Tanjung Sari itu.

“Kami sudah ke desa tersebut melakukan pembinaan dan berharap kepala desa tersebut menyelesaikan pekerjaan yang belum diselesaikan, tidak ada alasan karena dananya sudah ada di kepala desa, kami menunggu laporan hasil pekerjaan, dikarenakan dana silva termin ke III tahun 2019 sudah dicairkan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, dengan selesainya pekerjaan tahap II akan memudahkan kepala desa sekarang yang saat ini akan melakukan tugas dan tidak terhambat.

“Karena hal ini sudah didisposisi inspektorat, kami menunggu hasil dari dinas inspektorat, dikarenakan tugas kami pembinaan,” ujar Kadin DPMPD didampingi Kabid dan Kasi DPMPD Kabupaten.

Adanya dugaan penyalahgunaan jabatan dan pengelolaan keuangan desa yang dilakukan mantan Kades Tanjung Sari ini semakin menguat saat awak media menyambangi Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Inspektur H. Ramin Hamidi, SE , MH didampingi Muhammad Rozali, ST.

Dalam keterangannya ia baru mengetahui adanya permasalahan di Desa Tanjung Sari karena belum adanya laporan. Namun baru hari ini pihak Kecamatan Simpang menyampaikan surat pernyataan kepada inspektorat.

“Memang dengan keterbatasan anggaran di dinas ini kami tidak bisa mengaudit satu persatu desa, namun akan melalui tahapan, sifat pengawasan dan pembinaan pihak DPMPD juga berhak melakukan tupoksinya dalam pembinaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab OKUS Ambil Kebijakan Konkrit Cegah Meluasnya Corona

Terkait laporan ini, pihaknya juga akan turun ke Desa Tanjung Sari untuk cek kebenarannya, dan jika pekerjaan belum juga selesaikan maka tahapannya akan menaik tingkatan. Bisa jadi akan ke ranah hukum yang berlaku.

“Terimakasih atas kedatangan rekan rekan media yang ikut serta membantu kami,” ungkap Inspektur H. Ramin Hamidi, SE, MH kepada awak media.

Hingga berita ini diterbitkan, Ali Kohar selaku mantan Kades Tanjung Sari, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel belum dapat ditemui dan dihubungi. Slamat –  OKUS

Facebook Comments
%d bloggers like this: